15 Safar 1443  |  Kamis 23 September 2021

basmalah.png

5 Balasan Kezhaliman Terhadap Orang Lain

5 Balasan Kezhaliman Terhadap Orang Lain

Fiqhislam.com - Setidaknya ada 5 dampak akibat berbuat zalim terhadap orang lain. Dalam Islam, perbuatan zalim adalah meletakkan sesuatu atau perkara bukan pada tempatnya.

Kata ini juga biasa digunakan untuk melambangkan sifat kejam, bengis, tidak berperikemanusiaan. Dalam QS. Ali Imran Ayat 192, Allah Ta'ala telah memberikan peringatan berupa ancaman bagi orang zalim.

Orang-orang yang berbuat zalim akan mendapat ancaman yang sangat dahsyat yang mestinya menjadi perhatian kita sebagai orang-orang mukmin, sehingga kita hidupnya senantiasa dalam ridha Allah Swt,” kata Imran Baehaqi.

Anggota Lembaga Dakwah Khusus (LDK) PP Muhammadiyah ini menyampaikan bahwa beberapa poin akibat melakukan perbuatan zalim.

Pertama, kezaliman akan mengakibatkan berlakunya azab yang besar bagi pelakunya. Hal ini sebagaimana ditegaskan dalam QS. Al-Furqan ayat 19 bahwa “barangsiapa yang berbuat zalim, niscaya akan merasakan azab yang sangat besar.”

Kedua, kezaliman akan mendapatkan laknat berupa dijauhkannya dari kenikmatan-kenikmatan dan rahmat Allah Swt baik di dunia maupun di akhirat. Hal ini ditegaskan dalam QS. Ghafir ayat 52 bahwa “(yaitu) hari ketika permintaan maaf tidak berguna bagi orang-orang zalim dan mereka mendapat laknat dan tempat tinggal yang buruk.

Ketiga, kezaliman akan mendapatkan ancaman doa dari orang yang dizaliminya dan doa orang yang terzalimi akan dikabulkan oleh Allah Swt, sekalipun doa keburukan. Rasulullah Saw pernah bersabda: ”Dan berhati-hatilah terhadap doa orang yang terzalimi, karena tidak ada penghalang antara doanya dengan Allah” (HR. Bukhari dan Muslim).

Keempat, kezaliman akan mengalami kebangkrutan di hari kiamat kelak, bila tidak bertaubat kepada Allah SWT dan memohon maaf kepada orang yang dizalimi ketika di dunia. Rasulullah Saw bersabda: “Siapa yang pernah berbuat aniaya (zhalim) terhadap kehormatan saudaranya atau sesuatu apapun hendaklah dia meminta kehalalannya (maaf) pada hari ini (di dunia) sebelum datang hari yang ketika itu tidak bermanfaat dinar dan dirham” (HR. Al-Bukhari).

Kelima, kezaliman akan mendatangkan bencana dan malapetaka. Allah Swt berfirman dalam QS. Al-Hajj ayat 45 bahwa “Maka betapa banyak negeri yang telah Kami binasakan karena (penduduk)nya dalam keadaan zalim, sehingga runtuh bangunan-bangunannya dan (betapa banyak pula) sumur yang telah ditinggalkan dan istana yang tinggi (tidak ada penghuninya).

Bagaimana sikap kita ini? Hendaklah kita sendiri untuk menjauhi perbuatan zalim yang ancamannya begitu dahsyat. Terutama zalim kepada Allah dalam bentuk kekufuran dan membuat kerusakan di dunia ini,” tutur Imran melansir laman Muhammadiyah. [yy/okezone]

 


 

Tags: Zhalim | Zalim | Azab | Mudharat