15 Dzulhijjah 1442  |  Minggu 25 Juli 2021

basmalah.png

Benarkah Shalat Tarawih Menggantikan Shalat Tahajud?

Benarkah Shalat Tarawih Menggantikan Shalat Tahajud?Fiqhislam.com - Assalamualaikum wr wb, Pak ustaz, apa benar shalat Tahajud di bulan Ramadhan tidak ada karena sudah diganti shalat Tarawih? Mohon penjelasan disertai dalilnya. Agun Pras, Depok, Jawa Barat

Sholat Tahajud adalah qiyamullail atau shalat malam secara mutlak yang dilakukan setelah shalat Isya. Dasarnya adalah ayat 79 dalam surat Al-isra. Tahajud wajib atas Rasulullah SAW dan sunnah muakkadah atas umatnya.

Orang yang memelihara shalat Tahajud disebut orang-orang muhsinun yang berhak menjadi ahli surga (lihat Adzdzaariyat 15-18). Allah memuji mereka dan memasukkannya ke dalam kelompok al Abror (orang-orang yang melakukan kebajikan dan ahli surga, lihat Alfurqon 63-64).

Rakaat qiyamullail/tahajud tidak ada batasannya, bisa dilakukan dengan satu rakaat setelah shalat Isya, akan tetapi utamanya adalah memelihara 11 rakaat.

Aisyah pernah berkata: ''Rasulullah SAW tidak pernah melakukan shalat malam di bulan Ramadhan atau bulan lainnya lebih dari 11 rakaat'' (HR Bukhori dan Muslim).



Sedangkan qiya Ramadhan atau shalat Tarawih, adalah shalat  setelah yang dilakukan shalat Isya di bulan Ramadhan. Hukumnya sunnah muakkadah.

Dasarnya adalah sabda Rasulullah SAW: ''Barangsiapa yang melakukan qiyamullail di bulan Ramadhan dengan penuh keimanan dan seraya melakukannya dengan mencari ridha Allah (ikhlas), maka akan diampuni dosa-dosanya yang telah lampau (HR Jamaah dari Abu Hurairah).

Bilangan rakaat yang dilakukan Rasulullah SAW adalah 11 rakaat. Akan tetapi, pada masa Khalifah Umar, Usman, dan Ali, shalat Tarawih dilakukan 20 rakaat dan ditambah tiga Witir.

Ini adalah pendapat jumhur ahli fiqh, baik dari pengikut Hanafi, Hambali, dan Daud. Juga diikuti oleh Ats Saury, Ibnul Mubarak, dan Imam as Syafi'i.

Perbedaan selanjutnya bahwa shalat Tarawih boleh dilakukan berjamaah ataupun sendirian. Akan tetapi, shalat Tarawih dengan berjamaah di masjid lebih afdhal menurut jumhur ulama.

Jadi, kalau sudah shalat Tarawih, sebaiknya Anda tidak usah shalat Tahajud. Namun demikian, Anda masih dibolehkan untuk melakukan shalat sunah lainnya seperti, shalat Hajat, Istikharah, dan Tasbih. Wallahu a'lam [yy/republika]