fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


4 Syawal 1442  |  Minggu 16 Mei 2021

Ilmu Nikah

http://1.bp.blogspot.com/_x7E3Y1WcR74/SxOUTQ4ayGI/AAAAAAAAAHU/VUPKmDFHOmM/s1600/cincin_20kawin.jpg
Untuk mendapatkan keluarga sakinah seperti yang dicita-citakan tidak semudah yang dibayangkan. Ilmu agama islam yang apa adanya (tidak diperbaharui) masing-masing pasangan, akan sulit menyelesaikan semua persoalan RT,

“Menuntut ilmu adalah wajib bagi setiap Muslim.”
(Riwayat Ahmad).
Ilmu yang dimaksud adalah ilmu agama Islam yang bersumber dari ALQuran dan Hadits yang shahih.
Yang bisa membuat manusia bertakwa
“…Sesungguhnya orang yang paling mulia di antara kalian di sisi Allah ialah orang yang paling takwa di antara kalian….” (Al-Hujurat [49]: 13).
Bahkan, Orang yang benar-benar mengamalkan Ilmu, maka ilmunya akan mendatangkan rasa takut bagi dirinya, firman Allah SWT: “…Sesungguhnya yang paling takut kepada Allah di antara hamba-hamba-Nya adalah orang yang berilmu (ulama)….” (Fathir [35]: 28).
Ilmu mengenai rumah tangga perlu juga diketahui. Misalnya
  • · ilmu bermesraan sesuai sunnah,
  • · ilmu berdandan, agar suami betah di rumah,
  • · ilmu mengetahui berbagai resep masakan,
  • · ilmu bersikap pada istri dan anak, dsb

Ilmu Nikah Suami (Laki-Laki)

Sebagai qawwam/pengayom atas annissa (wanita dalam keluarganya), laki-laki wajib mendidik keluarga
“Wahai orang-orang yang beriman, jagalah diri-diri kalian dan keluarga kalian dari api neraka yang bahan bakarnya adalah manusia dan batu…..” (At-Tahrim [66]: 6).
Kesimpulan
Semua suami wajib menuntut ilmu dan bertanggung jawab memberi kemudahan diri dan keluarganya dengan ilmu dengan cara suami memberi contoh
  • · Rajin ke majelis ilmu,
  • · Rajin memberikan buku /meminjamkan buku bila tak mampu.
  • · Menitipkan anaknya ke sekolah yang banyak pelajaran dan pengamalan agama Islamnya.

Istri juga wajib menuntut ilmu, terutama bagaimana menata rumah sesuai syariah

Lelaki beruntung bila ditaqdirkan hidup dengan istri yang
  • Shalihah,
  • Cerdas
  • penampilan rapi,
  • kreatif.
  • Pandai memasak dan menata rumah,.
Rumah yang dikelola wanita shalihah bagaikan rumah surga dunia “Baiti Jannati”.

Nabi kita telah menunjukkan cara bagaimana membangun rumah tangga bagaikan surga. Rasulullah SAW menyebut rumah tangganya dengan ‘Baiti Jannati’ (Rumahku Surgaku).

Padahal rumah nabi adalah rumah sederhana, tidak ada makanan mahal dan mewah.
“Sesungguhnya tidak pernah terdapat dalam makan siang Rasulullah atau makan malamnya, roti dan daging, kecuali sangat sedikit dan kekurangan,” (Riwayat Tirmidzi). Dari Anas bin Malik,
Hadirin yang berbahagia

Dari rumah sederhana bisa menjadi surga, seharusnya rumah yang lebih bagus secara lahir/fisik lebih bahagia, asalkan sang istri pandai menata dan sang suami pandai memimpin.

Suami bekerja memeras keringat dan membanting-tulang untuk menafkahi keluarga, istri di rumah menata rumah tangga yang rapi enak dipandang. sehingga Menjadi Surga yang serasi.

Suatu rumah tangga tidak akan memiliki dan memancarkan surga bila tidak ada wanita shalihah yang menatanya.

Maka dari itu wanita WAJIB menuntut ilmu, ilmu Islam dan ilmu lainnya dalam menata dan kreatif dalam rumah tangga sebagau salah satu bentuk ibadah yang dapat mendekatkan seorang wanita kepada Allah SWT.

Rasulullah SAW bersabda, “Wanita (istri) itu adalah pemimpin di rumah suaminya dan bakal ditanya tentang kepemimpinannya itu serta tentang harta suaminya.” (Riwayat Bukhari dan Muslim).

Semoga dengan ramadhan ini memotivasi diri suami dan istri agar terus menambah ilmunya dan amalnya lagi dan lagi…dari majelis taklim dan dari buku-buku. Sehingga membuat rumahnya bagaikan surga. (ayahara.cybermq.com)