pustaka.png
basmalah2.png


15 Jumadil-Awwal 1445  |  Rabu 29 Nopember 2023

Alasan Anda Bohong Soal Uang pada Suami

Fiqhislam.com - Uang adalah salah satu masalah paling pelik dalam pernikahan. Konsep tentang pengelolaan uang, misalnya, dapat memicu konflik. Uang juga kadang-kadang digunakan sebagai bentuk kontrol dalam pernikahan. Jika Anda berbohong tentang uang kepada suami, ini adalah tanda jelas adanya masalah. Namun, Anda dapat mengidentifikasi masalah-masalah mendasar tentang uang dan memperbaiki situasi.

Menutupi kebiasaan gila belanja

Kebohongan seputar uang paling umum terjadi dalam sebuah pernikahan. Bukti belanja atau klaim harga jual yang disembunyikan memang bukan kebohongan, namun tetap saja merusak kepercayaan.

Dalam beberapa kasus, Anda mungkin berbohong untuk menutupi kebiasaan belanja yang tidak sehat. Kebohongan juga digunakan untuk menutupi kebiasaan yang tidak sehat, termasuk alkohol, narkoba, atau kompulsif perjudian. Anda mungkin juga berbohong tentang pengeluaran karena tidak memiliki kebebasan menghabiskan tanpa catatan perhitungan yang benar.

Untuk menghindari kebohongan ini, buat alokasi anggaran; mana yang bisa dibelanjakan dan mana yang harus disimpan.

Malu berkata jujur

Mungkin Anda malu dengan jumlah utang kartu kredit atau tagihan yang lupa dibayar. Anda berbohong untuk menjaga pasangan dari ketakutan masalah uang. Semua kebohongan ini dapat merusak atau menghancurkan pernikahan. Bersikaplah jujur dengan berbagi kekhawatiran dan masalah Anda, termasuk soal uang.

Khawatir pasangan terlalu pegang kendali

Uang dapat berarti kekuasaan dalam pernikahan. Jika Anda berbohong karena takut dengan kemarahan pasangan atau kurangnya akses ke dana bersama, pertimbangkan bahwa ini adalah sinyal merah. Jika perlu, Anda bisa mencari bantuan konsultan keuangan keluarga.

Anda juga kerap berbohong tentang berapa banyak uang yang tersedia untuk menjaga suami dari pengeluaran berlebihan atau untuk memastikan bahwa uang dihabiskan dengan cara yang Anda inginkan. Jika ini terjadi, pertimbangkan pertemuan dengan penasihat keuangan untuk menyusun anggaran dengan tujuan yang jelas dan memuaskan Anda berdua.

Okezone.com - Fitri Yulianti