17 Jumadil-Akhir 1443  |  Kamis 20 Januari 2022

basmalah.png
PEREMPUAN

7 Tanda-tanda Tubuh Anda akan Stress Berat

7 Tanda-tanda Tubuh Anda akan Stress BeratFiqhislam.com - Seakan hendak mengumumkan bahwa telah terjadi sesuatu, tubuh kita juga memiliki cara tersendiri dalam memberi tahu adaya sesuatu yang tidak beres.

Seperti bila mengalami stres, tubuh akan menunjukkan beberapa tanda yang sebenarnya cukup jelas diketahui.

Untuk itu, jangan remehkan adanya isyarat stres dari tubuh karena justru bisa berujung pada risiko kesehatan, yang di antaranya tekanan darah tinggi, serangan jantung, dan stroke. Para ahli pun telah mengungkap beberapa tanda yang merupakan gejala bahwa tubuh kita mengalami stres, apa sajakah itu ?

a. Terus bermimpi aneh
" Stres yang kita alami di siang hari cenderung mengikuti hingga kita tidur di malam hari. Stres malah terwujud melalui mimpi," kata Lauri Quinn Loewenberg, penulis Dream On It.

b. Otot menegang
Gejala kedua adalah otot-otot tegang. Stres menyebabkan otot-otot menjadi tegang dan bahkan dapat memicu kejang otot berujung dengan beberapa penyakit serius.

c. Mata kedutan
Kedutan pada mata juga bisa menjadi pertanda stres. Meskipun tidak ada penelitian untuk membuktikannya, banyak orang yang mengeluhkan sering kedutan saat gundah.

d. Jadwal haid tak teratur
Bagi kaum perempuan, perubahan masa haid juga bisa menjadi pertanda sedang stres. Beberapa bahkan mungkin mengalami kondisi amenore sekunder, ketika lama tidak haid.

e. Rambut rontok atau beruban
Kehilangan rambut atau rambut beruban juga bisa menjadi tanda lain stres. namun, yang paling sering terjadi adalah rambut rontok.Namun, peristiwa traumatis dan periode stres yang intens bisa mempercepat proses perubahan warna rambut.

f. Nyeri perut
Stres juga dapat menyebabkan reaksi yang lebih serius, termasuk iritasi usus besar. Hubungan antara stres dan masalah pencernaan memang belum sepenuhnya dimengerti. Namun, stres tampaknya memang membuat usus lebih sensitif.

g. Mudah sakit
Stres juga menurunkan sistem kekebalan tubuh kita sehingga lebih rentan terkena virus penyakit. Satu studi menemukan bahwa orang yang mengalami stres tingkat tinggi dua kali lipat lebih mudah terkena flu. [yy/rimanews]