4 Rabiul-Awwal 1444  |  Jumat 30 September 2022

basmalah.png

5 Cara Menghindari Operasi Caesar yang Tak Diperlukan

http://4.bp.blogspot.com/_Zzv2qJ1e-i0/SzsOEbqtJnI/AAAAAAAAAGE/Pu0GjIwnArQ/s400/operasi+caesar.jpg

Melahirkan caesar sebaiknya dilakukan jika ada gangguan medis yang membahayakan. Tapi banyak ibu hamil yang melahirkan secara caesar tanpa ada alasan medis. Sebenarnya ada cara menghindari caesar.

Jumlah ibu hamil yang melahirkan secara caesar semakin meningkat, tapi beberapa diantaranya sebenarnya bisa melahirkan secara normal. Karena itu ada beberapa kondisi yang bisa dilakukan untuk mencegah caesar yang tak dibutuhkan.

Operasi caesar dilakukan jika berisiko terhadap ibu dan bayi misalnya terjadi infeksi, perdarahan, ada penyakit tertentu atau bayi memiliki masalah seperti terlilit tali pusat, gangguan pernapasan atau masalah pada plasentanya.

Seperti dikutip dari CNN, ada beberapa cara yang bisa diakukan untuk menghindari operasi caesar yang tak dibutuhkan, yaitu:

1. Jangan melakukan induksi kecuali memang diperlukan secara medis.
Beberapa penelitian telah menunjukkan menginduksi proses persalinan cenderung mengarah ke operasi caesar.

Dr Michael Klein dari University of British Columbia yang mempelajari tentang caesar menuturkan sebanyak 44 persen perempuan yang diinduksi berakhir dengan operasi caesar. Karena merangsang seorang perempuan saat leher rahim belum siap dapat mengakibatkan proses persalinan tidak produktif sehingga mengharuskan seseorang untuk menjalani operasi caesar.

2. Tetaplah di rumah hingga mencapai pembukaan 3
Menunggu proses persalinan di rumah hingga pembukaan tiga bisa membantu mencegah kelahiran caesar.

Dr Elliot Main, direktur obstetri dari Sutter Health di California menuturkan tidak ada orang yang suka berada di rumah sakit untuk waktu yang terlalu lama, sehingga bisa menimbulkan kegelisahan yang dapat memperlambat proses persalinan. Karena itu tak ada salahnya untuk menunggu sementara di rumah.

3. Memilih rumah sakit dan dokter secara cermat

Jika melahirkan secara normal adalah suatu hal yang penting, maka pilihlah dokter dan rumah sakit dengan tingkat operasi caesar yang rendah.

Calon orangtua bisa mencari informasi berapa persen tingkat operasi caesar di rumah sakit tersebut, pilihlah yang memiliki nilai paling kecil.

4. Jika dokter mengharuskan melakukan operasi caesar di ruang bersalin, tanyakan apa penyebabnya.
Pada beberapa situasi tertentu terkadang dokter mengharuskan ibu hamil untuk melakukan operasi caesar setelah masuk ke ruang bersalin.

Tak ada salahnya bagi orangtua untuk menanyakan tentang seberapa perlu melakukan operasi caesar untuk menyelamatkan bayinya.

5. Mintalah bantuan pendamping saat melahirkan
Mendapatkan dukungan adalah salah satu faktor yang mempengaruhi keberhasilan proses persalinan.

Dengan adanya pendamping atau asisten dalam proses persalinan bisa memberikan dukungan berupa pijatan lembut, relaksasi dan membantu ibu hamil untuk merasa nyaman selama persalinan. (ir/Vera Farah Bararah/detik.com)