pustaka.png
basmalah.png


8 Dzulqa'dah 1442  |  Jumat 18 Juni 2021

Saatnya Ibu Hamil Batasi Penggunaan Elektronik

Saatnya Ibu Hamil Batasi Penggunaan Elektronik Ibu hamil yang kerap menggunakan pengering rambut (hairdryer), microwaves, vacuum cleaner, terlebih bertempat tinggal di dekat sutet bisa membuat sang janin berisiko asma.

Para peneliti memperingatkan bahwa paparan energi magnetik pada anak-anak yang belum lahir bisa menimbulkan potensi berbahaya yang dihasilkan oleh peralatan rumah tangga dan kabel listrik.

Mereka pun memercayai hal ini menjelaskan mengapa tingkat asma pada anak-anak telah meningkat secara dramatis dalam beberapa dekade terakhir. Para ilmuwan di California, yang temuannya telah dipublikasikan dalam Archives of Pediatrics and Adolescent Medicine, menunjukkan bahwa anak-anak yang ibunya telah terkena tingkat tinggi energi magnetik pada kehamilan dapat beresiko tiga kali lebih tinggi mengidap asma.

Melaui sebuah percobaan terhadap 800 ibu hamil di Inggris, mereka menemukan bahwa penggunaan hairdryer, microwave, atau tinggal di dekat sutet selama kehamilan menimbulkan risiko asma pada anak. Tak hanya itu, peneliti pun menyebutkan beberapa jenis energi magnetik dapat meningkatkan risiko keguguran dan beberapa jenis kanker.

Di sisi lain, beberapa ahli menolak temuan baru dan menyatakan ada banyak faktor penyebab lain dari asma.

Namun, para peneliti menegaskan bahwa risiko ini tidak dapat diabaikan. Maka itu, mereka mendesak perempuan hamil untuk mengurangi penggunaan pengering rambut, microwave, dan pembersih vakum.

Seperti dikutip dari Daily Mail, Selasa (2/8), Dr De-Kun Li dari Divisi Penelitian Kaiser Permanente di Oakland, California, mengatakan, "Yang ditekankan dari penelitina ini adalah bahwa paparan medan elektromagnetik bisa menimbulkan potensi berbahaya pada bayi sehingga kita juga harus memperhatikan efek buruknya pada kesehatan."

Prita Daneswari | mediaindonesia.com