<
pustaka.png
basmalah.png

》PEREMPUAN

14 Amalan Sunnah bagi Wanita Haid

Fiqhislam.com - Amalan sunnah bagi wanita haid yang bisa menjadi sumber pahala menarik untuk dibahas. Dalam ajaran agama Islam, seorang wanita yang sedang haid dianggap sedang tidak suci untuk melakukan sejumlah ibadah.

Amalan ibadah yang dimaksud seperti shalat, haji, puasa wajib maupun sunnah. Meski demikian, para wanita haid atau datang bulan tidak perlu khawatir karena tidak bisa beribadah.

Pasalnya, ada amalan-amalan lain yang bisa dilakukan dan insya Allah mendapat pahala melimpah. Berikut ini 14 amalan sunnah bagi wanita haid, sebagaimana telah Okezone himpun.

1. Melakukan hal baik kepada sesama

Allah Subhanahu wa ta'ala memerintahkan semua hamba-Nya berbuat baik kepada sesama. Bukan hanya melalui tindakan, tapi dalam segala hal yang bisa dilakukan, meski kebaikan itu hanya sebutir biji jagung. Dikarenakan setiap manusia berbuat baik, maka akan dibalas kebaikan juga oleh Allah Ta'ala.

اِنْ اَحْسَنْتُمْ اَحْسَنْتُمْ لِاَنْفُسِكُمْ ۗوَاِنْ اَسَأْتُمْ فَلَهَاۗ فَاِذَا جَاۤءَ وَعْدُ الْاٰخِرَةِ لِيَسٗۤـُٔوْا وُجُوْهَكُمْ وَلِيَدْخُلُوا الْمَسْجِدَ كَمَا دَخَلُوْهُ اَوَّلَ مَرَّةٍ وَّلِيُتَبِّرُوْا مَا عَلَوْا تَتْبِيْرًا

"Jika kamu berbuat baik (berarti) kamu berbuat baik untuk dirimu sendiri. Dan jika kamu berbuat jahat, maka (kerugian kejahatan) itu untuk dirimu sendiri. Apabila datang saat hukuman (kejahatan) yang kedua, (Kami bangkitkan musuhmu) untuk menyuramkan wajahmu lalu mereka masuk ke dalam masjid (Masjidil Aqsha), sebagaimana ketika mereka memasukinya pertama kali dan mereka membinasakan apa saja yang mereka kuasai." (QS Al Isra: 7)

2. Memperbanyak zikir

Menurut para ahli fikih, ada tiga ibadah yang boleh dilakukan meskipun dalam keadaan tidak suci, yakni istighfar, zikir, dan doa. Itu berarti seorang perempuan yang sedang haid pun boleh melakukan zikir.

Keutamaan zikir sendiri adalah untuk meminta pengampunan kepada Allah Subhanahu wa ta'ala atas dosa-dosa yang telah dilakukan.

3. Memperbanyak doa

Seperti penjelasan sebelumnya, berdoa merupakan salah satu amalan yang bisa dilakukan meskipun wanita haid. Makna berdoa sendiri adalah mendekatkan diri kepada Allah Subhanahu wa ta'ala. Anda bisa mengamalkan doa-doa harian yang dicontohkan oleh Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam.

4. Bersedekah

Selanjutnya adalah bersedekah. Bersedekah merupakan salah satu amalan yang menjadi ladang pahala bagi siapa pun, baik wanita yang sedang haid maupun tidak.

Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam bersabda, "Wahai kaum perempuan! Bersedekahlah kamu dan perbanyaklah istighfar. Karena, aku melihat kaum perempuanlah yang paling banyak menjadi penghuni neraka." (HR Muslim)

5. Berinfak

Serupa dengan bersedekah, berinfak juga menjadi salah satu amalan yang bisa para wanita lakukan ketika haid maupun tidak. Berinfak kepada orang yang membutuhkan bisa menjadi ladang pahala.

Sebagaimana perintah Allah Subhanahu wa ta'ala dalam Surah Al Baqarah Ayat 261:

مَثَلُ الَّذِيْنَ يُنْفِقُوْنَ اَمْوَالَهُمْ فِيْ سَبِيْلِ اللّٰهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ اَنْۢبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِيْ كُلِّ سُنْۢبُلَةٍ مِّائَةُ حَبَّةٍ ۗ وَاللّٰهُ يُضٰعِفُ لِمَنْ يَّشَاۤءُ ۗوَاللّٰهُ وَاسِعٌ عَلِيْمٌ

"Perumpamaan orang yang menginfakkan hartanya di jalan Allah seperti sebutir biji yang menumbuhkan tujuh tangkai, pada setiap tangkai ada seratus biji. Allah melipatgandakan bagi siapa yang Dia kehendaki, dan Allah Mahaluas, Maha Mengetahui."

6. Mendengarkan lantunan Al Quran

Meski ada larangan untuk tidak membaca Al Quran ketika sedang haid, para wanita masih bisa mendapat pahala dari mendengarkan lantunan ayat-ayat suci Al Quran.

7. Silaturahmi

Silaturahmi kepada salah satu kerabat atau teman bisa mendatangkan banyak kebaikan. Salah satunya meraih pahala dan membuka pintu rezeki.

8. Mendengarkan tausyiah

Seorang wanita yang sedang haid tidak dilarang mengikuti berbagai majelis ilmu keagamaan. Tujuannya agar tetap bisa menuntut ilmu dan mempertebal keimanannya.

Selain mendatangi majelis ilmu, para wanita haid bisa juga mendengarkan tausyiah melalui radio, televisi, ataupun internet.

9. Melayani keperluan suami

Jika seorang wanita yang sedang haid sudah memiliki suami, dengan melayani keperluan suami insya Allah juga akan mendatangkan banyak pahala.

Melayani suami bukan sekadar berhubungan intim, namun ada hal lain yang bisa dilakukan. Misalnya membuatkan makanan, menyetrika baju, mempersiapkan keperluan suami sebelum kerja, dan lain sebagainya.

10. Membaca dan mengamalkan Asmaul Husna

Asmaul Husna adalah nama-nama Allah Subhanahu wa ta'ala. Membaca dan mengamalkannya merupakan salah satu amalan yang bisa dilakukan ketika tengah haid. Dengan membaca dan mengamalkannya, para wanita haid bisa lebih dekat dengan Allah Ta'ala.

11. Menyampaikan kebaikan walau hanya satu ayat

Menyampaikan kebaikan walaupun hanya satu ayat bisa dilakukan kapan saja. Baik oleh perempuan yang sedang haid maupun tidak. Dengan melakukan kebaikan ini, seseorang akan mendapatkan keberkahan.

12. Shalawat

Melakukan shalawat kepada Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam merupakan salah satu bukti cinta kepada Allah Subhanahu wa ta'ala dan juga Rasulullah Shallallahu alaihi wasallam. Sebab dengan bersalawat bisa mendapatkan keberkahan dan pengampunan. Shalawat bisa dilakukan kapan saja meskipun sedang haid.

13. Menyiapkan hidangan buka puasa

Jika haid terjadi di bulan Ramadhan, wanita tersebut tentu tidak bisa mengikuti puasa wajib. Namun dengan menyiapkan hidangan bagi orang yang tengah berpuasa akan mendatangkan pahala sangat besar.

14. Membangunkan sahur

Menyiapkan makanan dan membangunkan sahur bagi orang yang akan berpuasa juga bisa menjadi salah satu amalan yang mendatangkan pahala bagi seorang wanita yang tengah haid.

Demikian 14 amalan sunnah bagi wanita haid yang bisa menjadi ladang pahala. Allahu a'lam bisshawab. [yy/destriana indria/okezone]

 

Tags: Amal | Amalan | Sunnah | Haid | Muslimah
top