20 Jumadil-Akhir 1443  |  Minggu 23 Januari 2022

basmalah.png
PEREMPUAN

Operasi Tambal Bokong di Dokter Palsu yang Berakhir Kematian

Operasi Tambal Bokong di Dokter Palsu yang Berakhir KematianFiqhislam.com - Seorang pasien meninggal sehari setelah menerima implan di paha dan bokongnya. Dokter ahli kecantikan palsu ternyata tanpa izin menggunakan lem dan handuk kertas untuk membantu menambal bekas suntikan implan pasien.

Elsa Then (58 tahun) si dokter palsu akhirnya didakwa pidana pembunuhan karena lalai dan menyebabkan kematian Fioraliza Pichardo (43 tahun) yang meninggal sehari setelah menerima implan ke paha dan bokong pada tahun 2009.

Pichardo yang berasal dari Bronx, New York, telah disuntik implan silikon pada 16 Maret 2009. Dokter palsu tanpa izin kemudian menggunakan lem Krazy (lem ekstra kuat) dan handuk kertas Bounty untuk menutup belas suntikan implan di bokong pasien, yang akhirnya menyebabkan kematian.

"Dia menyuntikkan ibu saya dan ibu saya kesakitan. Dia menggunakan secarik kertas Bounty dengan lem Krazy untuk menutup tempat suntikan. Ia benar-benar meminta saya membantunya," jelas Marinez Rodriguez, putri Fioraliza Pichardo yang bersaksi di pengadilan, seperti dilansir Dailymail, Sabtu (12/11/2011).

Hasil otopsi menunjukkan bahwa silikon masuk ke dalam aliran darah dan masuk ke paru-parunya, yang menyebabkan serangan jantung.

Polisi mulai menyelidiki kasus tersebut. Pengadilan menyatakan si dokter palsu Elsa Then bersalah. Elsa Then sempat melarikan diri ke Republik Dominika dan ditangkap hampir satu tahun kemudian.

Awalnya ia dibebaskan dengan jaminan US $10.000 (sekitar Rp 89 juta) sampai akhirnya menerima putusan penuh dari pengadilan. Dia menghadapi hukuman 4 tahun penjara.

Merry Wahyuningsih - detikHealth