4 Rabiul-Awwal 1444  |  Jumat 30 September 2022

basmalah.png

Kebiasaan untuk Hindari Infeksi Kandung Kemih

Kebiasaan untuk Hindari Infeksi Kandung Kemih Fiqhislam.com - Penyakit kandung kemih yang lemah seringkali diderita oleh perempuan di atas usia 30 tahun. Keadaan tersebut terjadi akibat beberapa faktor. Salah satunya disebabkan oleh tekanan tubuh seperti bersin, tertawa, dan batuk.

Dan faktor lainnya yaitu keinginan kuat untuk segera buang air kecil meski tidak banyak minum air, atau dokter biasa menyebutnya urge incontinence.

Dikutip dari situs poise.com, keinginan kuat untuk buang air kecil dapat disebabkan oleh infeksi saluran kemih seperti sistitis. Gejala yang sering terlihat salah satunya yaitu keinginan yang kuat untuk buang air kecil.

Hal lain yang dapat menjadi gejala sinsitis, yaitu adanya iritasi kandung kemih yang disebabkan oleh makanan tertentu, seperti terlalu banyak mengkonsumsi jenis minuman yang mengandung kafein, alkohol, dan kurangnya asupan serat.

Penyakit sinsitis yang didiamkan dalam waktu yang lama akan mengakibatkan dampak yang buruk, antara lain melemahnya lantai otot panggul bahkan sampai menyebabkan prolaps dari kehamilan dan persalinan, pengeringan dan penipisan kulit di bagian vagina atau uretra terutama setelah menopause, mengakibatkan sembelit, kelebihan berat badan, infeksi saluran kemih, penyakit vascular, hingga diabetes, Alzheimer, dan multiple sclerosis.

Berikut terdapat kiat-kiat untuk menghindari kendung kemih yang lemah, dikutip dalam Poise.com :

1. Hindari mengkonsumsi kafein yang berlebihan.
2. Jauhkan dari minuman yang mengandung alkohol
3. Sebaik-baiknya untuk menjaga buang air besar yang teratur
4. Pastikan untuk makan serat minimal 30 gram perhari.
5. Jauhi rokok.

metrotvnews.com