10 Muharram 1444  |  Senin 08 Agustus 2022

basmalah.png

Hamil, Berapa Kenaikan Berat Badan Ideal yang Aman Bagi si Ibu?

Hamil, Berapa Kenaikan Berat Badan Ideal yang Aman Bagi si Ibu?Fiqhislam.com - Mengalami kenaikan berat badan saat hamil adalah sesuatu yang sangat wajar, lantaran banyak ibu hamil yang mungkin merasa harus makan dengan porsi untuk dua orang.

Hanya saja, jangan karena kehadiran si janin lantas menjadi alasan untuk makanan apa saja. Anda juga harus memperhatikan asupan nutrisi dan gizi bagi sang janin bayi. Nah, sebetulnya berapa sih kenaikan berat badan yang aman bagi ibu hamil?

Sebagaimana ditulis Traci C. Johnson, MD dan diwarta Webmd, Kamis (16/1/2020), secara rata-rata perempuan hamil hanya membutuhkan sekitar 300 kalori sehat lebih banyak daripada sebelum hamil. Dengan demikian, maka akan membantu untuk memperoleh jumlah berat yang tepat selama kehamilan.



Lantas, berapa hitungan berapa berat yang harus ditambah agar lebih tepat? Hal ini sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter kandungan langsung.

Seorang perempuan dengan berat badan normal sebelum hamil, idealnya mengalami kenaikan berat badan sekitar 25 hingga 35 pound atau kurang lebih sekira 11,3 kilogram hingga 15,8 kilogram setelah mengandung.

Sedangkan perempuan yang memiliki berat badan di bawah ambang batas normal sebelum mengandung, saat hamil harus mengalami kenaikan berat badan sebanyak 28 sampai 40 pound atau sekira 12,7 hingga 18,1 kilogram.

Nah, bagi mereka yang berat badannya sudah lebih dari batas normal sebelum hamil, hanya perlu mengalami kenaikan berat badan sebanyak 15 hingga 25 pounds atau 6,8 hingga 11,3 kilogram.

Secara umum, di tiga bulan pertama kehamilan (trimester satu), perempuan hamil harus menambah berat badan dari 2 sampai 4 pound atau 0,9 hingga 1,8 kilogram dan 0,45 kilogram seminggu selama sisa masa kehamilan.

Tapi, lain lagi jika Anda tengah hamil anak kembar, maka Anda harus menambah 35 hingga 45 pound alias 15,8 hingga 20,4 kilogram selama hamil. Ini akan menjadi rata-rata 1,5 pon per minggu setelah kenaikan berat badan yang biasa dalam tiga bulan pertama.

Dalam satu hari, perempuan yang hamil anak kembar mungkin membutuhkan antara 3.000 dan 3.500 kalori sehari. Sangat penting untuk mendapatkan jumlah berat badan yang tepat ketika hamil anak kembar, karena berat badan sang Ibu itu sangat memengaruhi berat bayi loh!

Ditambah, biasanya anak kembar sering lahir sebelum tanggal yang diperkirakan, maka faktor berat badan saat lahir yang lebih tinggi penting bagi kesehatan bayi kembar. [yy/okezone]

Hamil, Berapa Kenaikan Berat Badan Ideal yang Aman Bagi si Ibu?Fiqhislam.com - Mengalami kenaikan berat badan saat hamil adalah sesuatu yang sangat wajar, lantaran banyak ibu hamil yang mungkin merasa harus makan dengan porsi untuk dua orang.

Hanya saja, jangan karena kehadiran si janin lantas menjadi alasan untuk makanan apa saja. Anda juga harus memperhatikan asupan nutrisi dan gizi bagi sang janin bayi. Nah, sebetulnya berapa sih kenaikan berat badan yang aman bagi ibu hamil?

Sebagaimana ditulis Traci C. Johnson, MD dan diwarta Webmd, Kamis (16/1/2020), secara rata-rata perempuan hamil hanya membutuhkan sekitar 300 kalori sehat lebih banyak daripada sebelum hamil. Dengan demikian, maka akan membantu untuk memperoleh jumlah berat yang tepat selama kehamilan.



Lantas, berapa hitungan berapa berat yang harus ditambah agar lebih tepat? Hal ini sebaiknya dikonsultasikan dengan dokter kandungan langsung.

Seorang perempuan dengan berat badan normal sebelum hamil, idealnya mengalami kenaikan berat badan sekitar 25 hingga 35 pound atau kurang lebih sekira 11,3 kilogram hingga 15,8 kilogram setelah mengandung.

Sedangkan perempuan yang memiliki berat badan di bawah ambang batas normal sebelum mengandung, saat hamil harus mengalami kenaikan berat badan sebanyak 28 sampai 40 pound atau sekira 12,7 hingga 18,1 kilogram.

Nah, bagi mereka yang berat badannya sudah lebih dari batas normal sebelum hamil, hanya perlu mengalami kenaikan berat badan sebanyak 15 hingga 25 pounds atau 6,8 hingga 11,3 kilogram.

Secara umum, di tiga bulan pertama kehamilan (trimester satu), perempuan hamil harus menambah berat badan dari 2 sampai 4 pound atau 0,9 hingga 1,8 kilogram dan 0,45 kilogram seminggu selama sisa masa kehamilan.

Tapi, lain lagi jika Anda tengah hamil anak kembar, maka Anda harus menambah 35 hingga 45 pound alias 15,8 hingga 20,4 kilogram selama hamil. Ini akan menjadi rata-rata 1,5 pon per minggu setelah kenaikan berat badan yang biasa dalam tiga bulan pertama.

Dalam satu hari, perempuan yang hamil anak kembar mungkin membutuhkan antara 3.000 dan 3.500 kalori sehari. Sangat penting untuk mendapatkan jumlah berat badan yang tepat ketika hamil anak kembar, karena berat badan sang Ibu itu sangat memengaruhi berat bayi loh!

Ditambah, biasanya anak kembar sering lahir sebelum tanggal yang diperkirakan, maka faktor berat badan saat lahir yang lebih tinggi penting bagi kesehatan bayi kembar. [yy/okezone]

2 Rumus untuk Menghitung Berat Badan Ideal

2 Rumus untuk Menghitung Berat Badan Ideal


Fiqhislam.com - Menghitung berat badan ideal perlu dilakukan sebelum kamu mulai menjalani diet penurunan berat badan. Demi memiliki berat badan ideal, kamu jangan melakukan diet ekstrem karena setiap orang mempunyai berat badan ideal yang berbeda.

Sebenarnya bagaimana cara mengetahui berat badan ideal? Ada banyak cara untuk menghitung berat badan ideal. Namun yang sering digunakan adalah rumus Body Mass Index (BMI) dan Brocha.

Menghitung Berat Badan Ideal dengan BMI

Body Mass Index (BMI) atau penyebutan dalam bahasa Indonesia Indeks Masa Tubuh (IMT) adalah cara mudah menghitung berat badan ideal berdasarkan berat badan dan tinggi badan. Untuk penghitungannya, berat badan harus dalam satuan kilogram dan tinggi badan dalam satuan meter kuadrat.

Misalnya, kamu memiliki berat badan 70 kilogram dan tinggi 160 cm (1,60 meter). Kalikan tinggi badan dalam kuadrat: 1,60 x 1,60 = 2,56. Lalu, bagi angka berat badan dengan hasil kuadrat tinggi badan: 70/2,56 = 23,4. BMI 23,4 jika dilihat berdasarkan standar WHO, kamu termasuk normal.

Dilansir dari Joslin Diabetes Center, BMI untuk kawasan Asia sebagai berikut:
 

  WHO (BMI) Asia-Pacific (BMI)
Kurus <18.5 <18.5
Normal 18.5-24.9 18.5-22.9
Overweight 25-29.9 23-24.9
Obesitas ≥30 ≥25


Pada intinya, semakin lebih berat badan kamu akan semakin tinggi hasil penghitungan BMI dan semakin tinggi risiko terserang obesitas.

Menghitung Berat Badan Ideal dengan Rumus Broca

Rumus Broca ditemukan oleh Pierre Paul Broca. Seperti dikutip dari The Independent, rumus untuk menghitung berat badan ideal ini ditemukan pada 1871 oleh Dr. Pierre Paul Broca dan dipopulerkan oleh Dr. BJ Devine pada 1970 an.

Berikut cara menghitung berat badan ideal berdasarkan rumus Broca untuk wanita: (tinggi badan - 100) - (15% x (tinggi badan - 100)).

Contoh perhitungannya:

Jika seorang wanita memiliki tinggi badan 155 cm, berat idealnya: (155 - 100) - (15% x (155 - 100)) = 55 - 15 = 40. Maka berat badan ideal wanita dengan tinggi badan 155 cm adalah 40 kg.

Dan berikut cara menghitung berat badan ideal berdasarkan rumus Broca untuk pria: (berat badan - 100) - (10% x (tinggi badan -100)).

Contoh perhitungannya:

Jika seorang pria memiliki tinggi badan 180 cm, berat idealnya: (180 - 100) - (10% x (180 - 100)) = 80 - 8 = 72. Maka berat badan ideal pria dengan tinggi badan 180 cm adalah 72 kg.

Namun, yang perlu diingat bahwa menghitung berat badan ideal dengan cara BMI atau Broca ini tidak selalu akurat karena ada faktor usia dan faktor berat tulang atau proporsi tubuh. [yy/wolipop]