pustaka.png.orig
basmalah.png


11 Dzulqa'dah 1442  |  Senin 21 Juni 2021

Ini Dia Cara Diet yang Bikin Cepat Hamil

Fiqhislam.com - 'Anda adalah apa yang Anda makan.'' Untuk urusan hamil, ternyata ungkapan ini ada benarnya.

Ini Dia Cara Diet yang Bikin Cepat HamilBerawal dari makanan yang kita santap, semuanya akan berpengaruh pada hormon dan aliran darah. Untuk Anda yang berniat hamil, urusan diet atau pemilihan makanan dan minuman yang tepat menjadi penting karena terkait dengan kesuburan. Berikut ini adalah daftar makanan dan minuman yang bikin cepat hamil:

Batasi kafein

Kafein dapat memengaruhi kesuburan masih menjadi perdebatan. Umumnya, para pakar sepakat bahwa konsumsi kafein dalam kadar rendah hingga sedang (kurang dari 300 mg sehari atau sekitar dua cangkir kopi) tidak akan memengaruhi kesuburan.
Namun, bila Anda masih bermasalah dengan kesuburan, tak ada salahnya untuk mulai mengurangi asupan kafein. Apalagi, jika memang berniat untuk melakukan proses bayi tabung. Kafein akan memperlambat aliran darah ke ke uterus yang akhirnya mengganggu proses reproduksi.

Karbohidrat
Karbohidrat yang mudah dicerna seperti pasta, nasi putih, hingga roti putih ternyata dapat berpengaruh dengan urusan kesuburan. Memang, makanan tersebut tak langsung menurunkan peluang hamil. Namun, jenis karbo itu akan berdampak pada metabolisme tubuh.

Proses pengolahan karbo itu setidaknya menghapuskan 17 gizi utama dari gandum. Beberapa di antaranya malah mampu memacu fertilitas seperti antioksidan, vitamin B, dan besi. Seorang perempuan yang berusaha hamil seharusnya malah memenuhi kebutuhan dietnya dengan menyantap makanan bergizi tinggi sebanyak mungkin. Maka, diet gandum adalah cara yang tepat untuk memulai.

Disarankan untuk menyantap 170 gram gandum setiap hari atau setara dengan semangkuk sereal untuks arapan, setangkup roti gandum saat makan siang atau pasta berbahan gandum untuk makan malam.

Jika Adan mengalami masalah dengan ovarium -masalah ketaksuburan bagi sebagian besar perempuan-- menyantap gandum menjadi penting. Ini karena karbo yang mudah dicerna seperti nasi putih justru akan meningkatkan kadar insulin yang pada akhirnya mengganggu ovulasi.

Santap beraneka warna makanan
Jangan meremehkan buah-buahan dan sayuran. Tidak hanya mengandung vitamin dan mineral, buah dan sayur juga dapat berisi gizi yang mampu menangkal radikal bebas seperti antioksidan. Radikal bebas seperi berasal dari sinar matahari atau terpaan asap kendaraan sangat bisa merusak ovarium, sperma, dan organ reproduksi.

Cara menangkalnya mudah saja. Rajin-rajinlah menyantap aneka buah berwarna dan sayuran seperti blueberry, mangga, dan aneka sayuran. Makin berwarna, makin tinggi kandungan gizinya. Penuhi terus keranjang buah Anda dan targetkan untuk menyantap setidaknya dua jenis buah dan tiga jenis sayur setiap hari.

Ikan
Jika tidak suka ikan, pikir-pikir lagi deh. Ini karena tubuh kita memerlukan lemak omega 3 untuk mendongkrak kesuburan dan ikan adalah sumber yang tepat. Kendati begitu, waspadai kandungan merkuri yang mungkin terdapat dalam ikan. Merkuri justru menjadi racun mematikan untuk janin dan mampu bertahan dalam aliran darah selama lebih dari satu tahun. Disarankan agar memilih salmon atau udang untuk memenuhi kebutuhan omega 3.

Zat besi
Sebelum memutuskan untuk hamil, sebaiknya penuhi kebutuhan zat besi tubuh. Apalagi, bila masa menstruasi Anda tergolong lama dan banyak. Masa menstruasi yang lama merupakan pemicu kehilangan zat besi dalam tubuh.
Ada baiknya langsung meningkatkan asupan zat besi sebelum dan saat hamil karena tubuh ternyata sulit untuk mempertahankan pasokan zat besi. Belum lagi janin juga akan menyedot mineral dari tubuh ibu. Daging merah menjadi sumber zat besi. Namun, jika Anda seorang vegetarian, sebaiknya mengonsumsi multivitamin yang kaya zat besi.

republika.co.id