pustaka.png.orig
basmalah.png


12 Dzulqa'dah 1442  |  Selasa 22 Juni 2021

Waspadai Pendarahan Saat Hamil

Fiqhislam.com - Lazimnya, wanita hamil tidak akan mengalami menstruasi selama  masa kehamilan. Hal ini karena saat hamil wanita memproduksi hormon hCG untuk mempersiapkan plasenta sehingga siklus haid berhenti selama kehamilan.

Waspadai Pendarahan Saat HamilTapi, bukannya tidak mungkin kalau wanita hamil pun mengalami pendarahan menyerupai haid. Hal ini secara medis dikenal sebagai bercak selama kehamilan. Karena kurangnya pengetahuan, banya wanita hamil yang panik saat mengalami bercak-bercak kehamilan.

Ketahui alasan pendarahan wanita saat hamil untuk mengetahui apakah pendarahan tersebut dapat berakibat fatal pada kehamilan Anda.

1. Bercak

Jenis pendarahan ini terjadi ketika telur dibuahi, melekat pada dinding rahim sehingga dinding rahim terkikis. Hal ini menyebabkan pendarahan selama beberapa hari, bahkan ada pula yang mengalami pendarahan selama seminggu. Biasanya, darah yang keluar berwarna kecoklatan, atau merah segar.

2. Pendarahan setelah menggunakan KB

Wanita terkadang menderita siklus haid yang tidak teratur setelah mengonsumsi pil KB. Jika Anda baru saja menghentikan konsumsi pil KB dan hamil, maka Anda memiliki risiko mengalami bercak karena perubahan hormonal. Tapi, ini bukan menstruasi yang sebenarnya.

3. Kehamilan ektopik

Salah satu gejala utama kehamilan ektopik atau hamil di luar rahim adalah pendarahan vagina. Pendarahan ini sangat mirip dengan menstruasi yakni disertai dengan nyeri, mual, dan pusing sehingga Anda kerap merasa seperti sedang haid.

4. Keguguran

Bercak atau pendarahan juga bisa menjadi tanda awal terjadinya keguguran. Karenanya, ketika Anda mengalami pendarahan segera periksakan ke dokter kandungan Anda.

vivanews.com