<
pustaka.png
basmalah.png

》ORANGTUA

Asupan Garam Pengaruhi Berat Badan Anak

Fiqhislam.com - Anak-anak yang mengkonsumsi banyak makanan bergaram cenderung untuk mengkonsumsi minuman manis, yang kemudian menyebabkan anak-anak tersebut berisiko mengalami obesitas, demikian diungkapkan sebuah penelitian.

Temuan ini menunjukkan bahwa pembatasan asupan garam bisa memberikan manfaat bagi lingkar pinggang anak-anak tersebut, menurut laporan yang dipublikasikan di jurnal Pediatrics daring, Senin, 10 Desember 2012.

Penelitian yang melibatkan hampir 4.300 anak-anak dan remaja di Australia itu menemukan bahwa semakin banyak konsumsi garam setiap hari, semakin banyak mereka minum. Hal yang sama terlihat saat para peneliti mengarahkan perhatiannya pada dua pertiga anak-anak yang mengkonsumsi minuman bergula. Untuk setiap 390 mg sodium yang mereka konsumsi setiap hari, rata-rata anak-anak tersebut mengkonsumsi 0,6 ons soda manis bergula, jus, maupun minuman lainnya. Kalori dari minuman itu, pada ujungnya, ada kaitannya dengan risiko obesitas.

Anak-anak yang mengkonsumsi lebih dari satu gelas minuman manis sehari ternyata 26 persen lebih berisiko mengalami obesitas dibandingkan dengan rekan-rekannya yang menghindari minuman manis. Namun, hubungan tersebut melemah ketika kebiasaan olahraga dimasukkan sebagai salah satu faktor.

Menurut Lona Sandon, asisten profesor bidang nutrisi klinis di University of Texas Southwestern Medical Center di Dallas, hal ini tidaklah mengejutkan, karena anak-anak yang menyukai makanan gurih juga adalah penggemar soda atau minuman manis lainnya. Namun, tidak jelas benar berapa banyak kelebihan sodium yang membuat anak mengkonsumsi lebih banyak minuman manis.

"Data ini tidak menceritakan pada kita hal lain tentang hubungan sebab-akibat," ujar Sandon, seperti dikutip situs Health Day, Senin, 10 Desember 2012. "Kami tidak tahu apakah jika kami menurunkan asupan sodium mereka, mereka akan menurunkan konsumsi minuman manisnya."

Salah satu dari peneliti dalam riset ini juga setuju dengan pendapat tersebut. Menurut Carley Grimes, kandidat PhD di Deakin University, Australia, menurunkan akses anak-anak itu pada kudapan berkadar sodium tinggi dan minuman manis tidaklah mudah.

"Sebagai orangtua, pilihan terbaik adalah mendorong konsumsi air putih sebagai minuman dan membatasi kemungkinan minum minuman yang manis," ujar dia. [yy/tempo]

 

top