4 Rabiul-Awwal 1444  |  Jumat 30 September 2022

basmalah.png

Perubahan Anak Gadis Selama Masa Puber

Perubahan Anak Gadis Selama Masa PuberFiqhislam.com - Anak gadis biasanya mengalami banyak perubahan fisik dan emosional selama memasuki masa puber. Puber pada anak perempuan biasanya terjadi antara usia 10 hingga 14 tahun.

Berikut adalah penjelasan mengenai apa saja yang berubah pada diri seorang remaja perempuan ketika mereka melewati masa puber, dikutip dari SymptomFind, Rabu (6/2).

1. Perubahan penampilan

Anak gadis biasanya mengalami sedikit sekali perubahan fisik selama bertahun-tahun mereka puber. Perubahan ini biasanya hanya mempengaruhi berbagai bagian tubuh yang terkait pada lima hal.

Pertama, payudara. Biasanya, payudara seorang anak gadis akan tumbuh dan menjadi lebih lengkap dalam bentuknya. Salah satu bagian payudara, sebelah kanan atau kiri, biasanya tumbuh lebih cepat dari bagian lainnya. Pada masa ini, anak gadis biasanya mulai mengenakan bra.

Kedua, pinggul.  Pinggul anak gadis yang tengah masa puber perlahan semakin luas dan membulat. Beberapa gadis juga akan mengalami penambahan berat badan akibat volume pinggulnya bertambah.

Ketiga, kulit. Banyak anak gadis memiliki lebih banyak jerawat di wajah mereka. Jerawat bisa juga tumbuh di dada bagian atas, dan atau punggung.

Ada banyak produk yang tersedia untuk membantu mengobati jerawat. Kebanyakan anak gadis menemukan kenyataan bahwa jerawat mereka menghilang ketika sebagian besar mereka telah melewati masa pubertas akhir.

Keempat, tinggi badan. Anak gadis yang sedang masa puber biasanya akan tumbuh dengan cepat selama tahap ini sampai dia mencapai ketinggian penuh.

Kelima, berat badan. Biasanya, anak gadis yang sedang masa puber juga mengalami penambahan berat badan. Namun, berat badan berlebihan selama periode ini terbilang tidak sehat.

Anak gadis yang sedang puber biasanya menemukan kenyataan bahwa payudara mereka akan sering nyeri atau sakit. Namun, ini sifatnya hanya sementara dan akan mereda setelah proses tumbuh mereka selesai.

Anak gadis biasanya mengalami banyak perubahan fisik dan emosional selama memasuki masa puber. Puber pada anak perempuan biasanya terjadi antara usia 10 hingga 14 tahun.

Berikut adalah penjelasan mengenai apa saja yang berubah pada diri seorang remaja perempuan ketika mereka melewati masa puber, dikutip dari SymptomFind, Rabu (6/2).

2. Perkembangan seksual

Anak gadis megalami perkembangan seksual yang signifikan selama masa puber. Bagian yang paling berubah dari dirinya dikenali dengan proses menstruasi.

Ini menandakan bahwa ovarium anak gadis itu sedang melepaskan telur. Ketika mencapai masa puber, anak gadis biasanya mulai menggunakan produk-produk kewanitaan, seperti pembalut atau tampon, untuk mengelola menstruasinya.

Hal yang tak kalah penting, anak gadis perlu memahami bahwa setelah periode menstruasi ini, mereka sudah bisa hamil. Orangtua harus memberikan pengetahuan seksual yang tepat sesuai usia sang anak.

Setelah anak gadis memulai siklus menstruasinya, dia juga mungkin mengalami gejala sindrom pramenstruasi (PMS). Gejala-gejala ini mungkin termasuk kram, nyeri, pembesaran payudara, tumbuhnya banyak jerawat, kelelahan, sulit berkonsentrasi, mengidam makanan, hingga perubahan suasana hati.

3. Pertumbuhan rambut

Gadis yang melalui masa puber akan menyadari banyak rambut yang akan tumbuh di berbagai bagian tubuh mereka. Bulu-bulu halus akan mulai tumbuh di kaki dan lengan. Sedangkan rambut kasar kan muncul di ketiak dan di sekitar vulva.

Sepanjang waktu ini, anak gadis biasanya juga mengalami peningkatan volume keringat yang luar biasa. Ini biasanya juga akan menghasilkan bau yang kuat yang datang dari ketiak.

Oleh karenanya, anak gadis biasanya akan memakai deodoran.

Anak gadis biasanya mengalami banyak perubahan fisik dan emosional selama memasuki masa puber. Puber pada anak perempuan biasanya terjadi antara usia 10 hingga 14 tahun.

Berikut adalah penjelasan mengenai apa saja yang berubah pada diri seorang remaja perempuan ketika mereka melewati masa puber, dikutip dari SymptomFind, Rabu (6/2).

4. Perubahan emosional

Salah satu hal yang bisa mempengaruhi puber pada anak gadis adalah seringkali timbul reaksi emosional pada diri sang anak. Ini disebabkan oleh peningkatan hormon dan cara tubuh untuk menyesuaikan perubahan tersebut. Anak gadis biasanya menjadi lebih sensitif. Mereka mungkin lebih mudah kesal atau marah daripada dulu.

Banyak anak gadis kemudian menjadi lebih cemas atau kritis terhadap cara yang mereka terlihat selama masa puber. Mereka mulai peduli pandangan teman-temannya terhadap mereka. Anak gadis biasanya akan mengejar ketertinggalan mereka dari teman-temannya.

Anak gadis yang sudah melewati masa puber setelah 17 tahun, maka disarankan mulai rajin menemui dokter. Ini bertujuan untuk menyingkirkan segala kemungkinan komplikasi atau masalah kesehatan yang mungkin rentan menyerang mereka.

Anak gadis yang tengah puber biasanya bertindak lebih impulsif. Mereka akan mengatakan apa yang mereka rasakan tanpa memikirkannya terlabih dahulu. Anak gadis juga mengalami peningkatan gairah seksual dimana mereka mulai merasakan ketertarikan akan lawan jenis.

Banyak gadis merasa bingung tentang perubahan dalam tubuh mereka dan emosi mereka yang terjadi selama masa puber. Ini menjadi sangat penting bagi orangtua untuk membantu anak gadis mereka merasa nyaman membicarakan tentang perasaan mereka. [yy/republika]