pustaka.png.orig
basmalah.png


11 Dzulqa'dah 1442  |  Senin 21 Juni 2021

Ingin Punya Anak Cerdas?

Ingin Punya Anak Cerdas?Fiqhislam.com - Setiap orangtua pasti menginginkan memiliki anak yang cerdas. Dan, tahukah Anda, bahwa kecerdasan anak hingga besar nanti sangat dipengaruhi oleh faktor lingkungan serta pola asuh yang ia terima.

Supaya anak bisa jadi cerdas, sebagai orangtua perlu memperhatikan 10 hal berikut ini, yaitu:

1. Cukupi kebutuhan gizinya

Nutrisi untuk otak, terutama DHA, terbukti berperan dalam perkembangan otak anak pada “periode emas”. Berikan konsumsi jenis makanan kelompok brain food, misalnya makanan sumber protein, untuk meningkatkan kemampuan berkonsentrasi, berpikir dan kewaspadaan.

2. Jagalah kesehatan anak

Ajaklah anak untuk latihan fisik atau olahraga, supaya tubuhnya sehat serta membuatnya cerdas. Sebab, selain sirkulasi oksigen, gula dan zat gizi menjadi lancar ke seluruh tubuh dan otak, juga akan memicu produksi hormon untuk sel saraf (nerve growth factor).

Dengan tubuh yang sehat, anak memiliki kesempatan luas untuk belajar berbagai hal, serta mengeksplorasi potensi kecerdasan dalam dirinya dengan optimal.

3. Jadilah model yang baik

Apa yang dilakukan oleh orangtua akan ditiru oleh anaknya. Oleh sebab itu sebagai orangtua, wajib menjadi contoh atau model atau panutan terbaik bagi anak, dalam seluruh aspek kehidupan.

Sebagai model, tunjukanlah minat Anda untuk selalu belajar serta menemukan hal-hal yang baru, menarik serta kreatif bersama anak Anda.

Contohkan dan terapkan pola hidup sehat, serta tak lupa untuk menunjukkan sikap saling menghargai, empati kepaa setiap anggota keluarga serta orang lain di sekitarnya.

4. Tingkatkan kesempatan bersosialisasi

Semua pengalaman emosional yang diperoleh anak akan mempengaruhi pembentukan jalinan antar sel-sel saraf pada otaknya. Anak butuh kesempatan bersosialisasi seluas-luasnya karena akan memperkaya pengalaman emosional anak, serta sarana untuk belajar mengekspresikan perasaannya. Semakin baik kecerdasan emosional anak, semakin baik pula penyampaian rangsang antar sel-sel saraf pada otaknya.

5. Ikuti minat anak

Untuk menggali potensi luar biasa di dalam diri anak, beri dukungan penuh pada bidang-bidang yang disukai anak, kalau perlu ikut berlatih dan menjadi teman berlatih yang menyenangkan untuknya.

6. Beri kesempatan mengambil keputusan

Membiasakan anak untuk mengambil keputusan akan melatih anak untuk belajar sebab-akibat serta tanggung jawab. Melatih anak untuk mengambil keputusan juga akan memicu anak untuk belajar berpikir analitis dengan merangkaikan hal-hal yang sudah dipelajari dan dipahaminya.

7. Ceritakan pengetahuan tentang dunia dan isinya

Berikan anak fasilitas dan kesempatan untuk mengenal dunia beserta seluruh aspek kehidupan. Ini membuat anak berpandangan terbuka terhadap berbagai berbagai hal ‘baru’ sesuai perkembangan ilmu pengetahuan.

8. Bacakan aneka buku pengetahuan secara rutin dengan suara yang keras dan intonasi yang benar

Selain menumbuhkan minat membaca anak, anak juga akan menyerap pengetahuan dari buku untuk menunjang minatnya. Kebiasaan membaca buku juga menanamkan ikatan batin antara Anda dan si kecil.

9. Bebaskan anak mengeksplorasi lingkungan

Lingkungan menjadi sarana luas bagi anak untuk belajar tentang berbagai macam hal. Eksplorasi di alam memicu anak aktif bergerak juga meningkatkan rasa ingin tahu anak terhadap berbagai aspek kehidupan. Dorong anak mengeksplorasi lingkungan yang baru dikenalnya, misalnya sambil menyusuri sungai, ia belajar tentang sifat air yang mengalir dari tempat tinggi ke tempat rendah.  

10. Seringlah bertanya kepada anak

Ajukan beberapa pertanyaan kepada anak yang akan memancingnya untuk memberi jawaban berupa penjelasan yang juga merangsangnya untuk adu argumentasi. Atau ajak dia berdiskusi. Anda dapat memulainya dengan menanyakan secara rinci seputar hal-hal yang ia minati atau yang sedang dilakukannya. Selanjutnya, kembangkan untuk menggali jawaban dan pendapat anak terhadap berbagai hal. Dikutip dari Ayah-Bunda.

yy/rimanews.com