17 Safar 1443  |  Sabtu 25 September 2021

basmalah.png

Bukan Musik Klasik, Al Quran yang Bisa Cerdaskan Anak

Bukan Musik Klasik, Al Quran yang Bisa Cerdaskan Anak

Fiqhislam.com - Setelah artikel sebelumnya menjelaskan sebuah fakta dari penelitian kalau musik klasik ternyata tidak memiliki pengaruh apapun terhadap kemampuan kognitif anak. Dengan kata lain mendengarkan musik klasik tidak mampu mencerdaskan otak anak seperti yang selama ini diberitakan.

Lantas, bacaan, musik atau nyanyian apa yang mampu meningkatkan kecerdasan anak?

Al Quran merupakan mukjizat yang telah Allah jamin keasliannya sampai kiamat nanti. Dalam Al Quran, ada banyak kemuliaan serta kebaikan didalamnya. Salah satunya yaitu dapat merangsang perkembangan otak anak serta meningkatkan kemampuan intelegensi anak. 
 
Setiap suara atau sumber bunyi memiliki frekuensi dan panjang gelombang tertentu. Nah, ternyata, bacaan Al Qur’an yang dibaca dengan tartil yang bagus dan sesuai dengan tajwid memiliki frekuensi dan panjang gelombang yang mampu mempengaruhi otak secara positif dan mengembalikan keseimbangan dalam tubuh.
 
Bacaan Al-Qur’an memiliki efek yang sangat baik untuk tubuh, seperti:
1. Memberikan efek menenangkan.
2. Meningkatkan kreativitas. 
3. Meningkatkan kekebalan tubuh.
4. Meningkatkan kemampuan konsentrasi.
5. Menyembuhkan berbagai penyakit.
6. Menciptakan suasana damai dan meredakan ketegangan saraf otak
7. Meredakan kegelisahan
8. Mengatasi rasa takut
9. Memperkuat kepribadian
10. Meningkatkan kemampuan berbahasa, dan lain sebagainya.
 
Asalnya, miliaran sel saraf dalam otak manusia bergetar secara konstan. Sel ini berisi program yang rumit dimana miliar sel-sel di sekitar berinteraksi dalam sebuah koordinasi yang luar biasa yang menunjukkan kebesaran Allah.
 
Sebelum bayi lahir, sel-sel otaknya mulai bergetar berirama secara seimbang. Tapi setelah kelahirannya, tindakan masing-masing akan mempengaruhi sel-sel otak dan cara mereka bergetar. Jadi jika beberapa sel otak tidak siap untuk mentoleransi frekuensi tinggi, ini dapat menyebabkan gangguan dalam sistem getar otak yang pada gilirannya menyebabkan banyak penyakit fisik dan psikologis.
 
Berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Enrick William Duve, mengungkapkan, kalau otak manusia bereaksi terhadap gelombang suara tertentu. Gelombang itu bisa berpengaruh secara posiif dan negatif. 
 
Saat beredar informasi bahwa musik klasik berpengaruh terhadap perkembangan otak manusia, banyak kalangan menggunakan musik klasik sebagai obat terapi.
 
Terapi dengan Al Quran terbukti mampu meningkatkan kecerdasan seorang anak, menyembuhkan berbagai penyakit dan lain sebagainya. Kenapa bisa begitu?
 
Dikarenakan, frekuensi gelombang bacaan Al Quran mempunyai kemampuan untuk memprogram ulang sel-sel otak, meningkatkan kemampuan serta menyeimbangkannya. 
 
Satu lagi, Al-Qur’an diturunkan dengan bahasa Arab, yakni bahasa yang memiliki nilai sastra yang tinggi, dan bahasa nomor satu yang paling sulit untuk dipelajari. Seperti diketahui, tidak ada satu manusia pun yang bisa menandingi keindahan dari bahasa Al Quran. Tapi, tahukah Anda, jika manusia bisa berbahasa Arab, itu lebih memudahkan orang tersebut untuk menguasai bahasa asing lainnya. 
 
Anak-anak yang terbiasa membaca Al-Qur’an disertai dengan memahami maknanya, ternyata memiliki kemampuan berbahasa yang lebih baik daripada anak-anak lain. Bahkan meski bahasa tersebut masih asing, ia tidak membutuhkan waktu yang lama untuk kemudian menguasainya. Dikutip dari harian Aceh, Rabu (22/10). [yy/aktual]