5 Jumadil-Awwal 1444  |  Selasa 29 Nopember 2022

basmalah.png

Cara Ajarkan Anak Meminta Maaf

http://demagogi21.files.wordpress.com/2008/09/doa-anak.jpg

Sudah merupakan sifat dasar manusia jika sulit untuk mengakui kesalahan apalagi meminta maaf atas kesalahan yang telah di perbuat. Jangan jadikan hal tersebut menjadi kebiasaan si kecil.

Jadikan bulan suci sebagai momen yang tepat untuk menanamkan sifat-sifat tepuji kepada anak. Dengan mengajarkan anak hal-hal positif sejak usia dini, ia pun akan terbiasa meminta maaf apabila mengerjakan suatu kesalahan pada orang lain.

Berikut beberapa cara yang bisa Anda terapkan untuk mengajarkan anak Anda :

1. Berikan contoh langsung

Sebaiknya sebagai orang tua Anda juga terbiasa dengan menggunakan kata maaf bila melakukan kesalahan, baik pada anak Anda atau pada orang lain. Dengan begitu Anak Anda akan terbiasa melihat orang terdekatnya mengucapkan maaf bila melakukan kesalahan dan diharapkan dapat mengikuti sifat tersebut.

2. Tunjukan penyesalan dengan bahasa tubuh

Lakukan kontak mata saat mengucapkan kata maaf, sehingga anak bisa turut merasakan penyesalan yang diiringin dengan permintaan maaf itu. Bahasa tubuh efektif digunakan untuk batita yang komunikasi verbalnya belum lancar, dengan memeluk dan memciumnya setelah meminta maaf. Tetapi ingatkan, bahwa pelukan dan ciuman penyesalan hanya boleh diberikan pada anggota keluarga terdekat, sedangkan untuk orang lain cukup dengan bersalaman saja.

3. Gunakan lagu yang berisi lirik tentang meminta maaf.

Anak Anda tentu sangat menyukai film-film yang bertemakan Barney atau Teletubbies dimana adegan film maupun setiap lagunya ada kalimat berpelukan untuk meminta maaf. Ia akan mengikuti setiap adegan dan gaya lirik lagu kesukaannya.

4. Jelaskan kesalahan anak

Setelah anak melakukan kesalahan, jelaskan bahwa perbuatannya salah dan ia harus meminta maaf sesudahnya. Terapkan seperti itu sesering mungkin, bila ia sudah mengetahui sendiri bahwa perbuatan ia salah, biarkan dia memikirkan sendiri sesudah melakukan kesalahan harus berbuat apa, hal ini untuk melatih perkembangan dan daya tanggapnya.

5. Berikan Apresiasi

Setelah anak mengucapkan maaf, ada baiknya Anda memberikan ia apresiasi dalam bentuk pujian. Hal tersebut untuk menguatkan bahwa yang ia lakukan sudah benar dan perlu diulangi lagi bila ia melakukan kesalahan. (eya/fer/Riska Wandira/wolipop.com)