4 Rabiul-Awwal 1444  |  Jumat 30 September 2022

basmalah.png

Beragam Manfaat Positif Mendongeng Bagi Kecerdasan Anak

http://2.bp.blogspot.com/_069xPT2jm_c/SiqKzrBvF9I/AAAAAAAAASE/4KRJTUgQO_0/s320/dongeng.jpg

Dua dari tiga anak berusia dini menginginkan lebih banyak waktu mendengar dongeng sebelum tidur. Hal ini dikatakan sejumlah peneliti di London, Inggris. Para peneliti di sana mengadakan studi yang menunjukkan anak kecil berusia tiga hingga empat tahun haus akan cerita sebelum tidur. Studi itu juga memperlihatkan lebih dari 75 persen anak ingin orangtua mereka yang membacakannya.

Psikolog anak, Richard Woolfson mengatakan tradisi membacakan dongeng sebelum tidur dinilai mempunyai efek kuat dalam perkembangan emosional anak. Berdasarkan hasil survei dari 500 anak berumur tiga sampai delapan tahun, ternyata mendengar dongeng sebelum tidur membantu mereka tidur lebih baik. Sampai saat ini kebiasaan ini menduduki peringkat yang lebih tinggi ketimbang kebiasaan menonton televisi dan bermain video games.

Pendongeng terbaik untuk anak adalah sang ibu. Woolfson mengatakan, seorang ibu biasanya menggunakan suara lucu dan unik ketika bercerita. Hal ini sangat membantu agar cerita tetap hidup dan anak pun dapat tidur nyenyak. Jika ibu atau ayah tidak bisa mendongeng, biasanya idola mereka-lah yang menjadi pengganti. Di London, lebih dari 30 persen anak mengaku ingin mendengar dongeng sebelum tidur dari idolanya. Sebut saja, idola remaja Zac Efron, Miley Cyrus, Emma Watson, dan pemeran Harry Potter, Daniel Radcliffe.

Woolfson mengakui, mungkin sulit bagi orangtua untuk mencari waktu bersama dengan anak. Tapi, ia yakin momentum seperti itulah memainkan peran penting dalam membentuk ikatan batin yang kuat antara orangtua dan anak. Jadi, mendongeng sebagai pengantar tidur sang upik bisa Anda mulai sekarang. Bagi para orangtua, saat ini kegiatan mendongeng untuk anak sudah sangat jarang dilakukan baik di saat menjelang tidur malam atau di waktu kapan pun. Hal ini disebabkan adanya faktor kesibukan orangtua. Tetapi tahukah Anda, kegiatan mendongeng ternyata memiliki banyak keuntungan bagi sang anak.

Mendongeng bukanlah sekedar kegiatan membacakan cerita pada anak Anda. Banyak muatan positif dari kegiatan ini, di antaranya :

  • Memberikan teladan
  • Anda dapat memberikan contoh sikap-sikap atau perbuatan terpuji dan menghindari sikap atau perbuatan yang buruk dari cerita yang dibacakan. Mendongeng adalah cara paling efektif untuk menanamkan gagasan atau pemikiran, nilai moral, budi pekerti serta konsep sebab akibat terutama pada anak.
  • Memotivasi anak
  • Saat Anda membacakan atau menceritakan sebuah dongeng, biasanya sang anak berimajinasi sebagai tokoh jagoan yang berhasil memecahkan berbagai masalah. Atau bisa juga anak perempuan Anda berimajinasi menjadi seorang putri seperti dongeng yang Anda ceritakan padanya. Inilah kesempatan Anda untuk memotivasi sang anak melalui sebuah dongeng.
  • Mengajarkan berkomunikasi
  • Untuk anak yang belum dapat berkomunikasi, Anda dapat merangsang kemampuan berkomunikasi verbal sang anak dengan cara membacakan dongeng atau cerita yang mudah dimengerti.
  • Meningkatkan kecerdasan anak
  • Salah satu cara untuk meningkatkan kecerdasan anak ialah dengan mendongeng. Anak yang cerdas adalah anak yang mendapat stimulasi tepat sesuai dengan usianya, terutama pada usia keemasan atau golden ages (usia 0-5 tahun). Usia keemasan anak ialah masa keemasan pertumbuhan dan perkembangan anak, sehingga pada masa ini anak membutuhkan pendampingan dari sosok yang dapat terus memantau pertumbuhan dan perkembangannya. Serta membutuhkan seseorang yang mampu memberikan stimulasi optimal dengan penuh kasih sayang. Dan salah satu bentuk stimulasi untuk mencerdaskan anak ialah dengan mendongeng.

Sebelum Anda mulai bercerita, ada baiknya jika Anda terlebih dahulu memahami jenis cerita apa yang hendak disampaikan, sehingga Anda dapat bercerita sesuai dengan jenis ceritanya. Anda juga harus menyesuaikan cerita dengan tingkat usia anak, jumlah pendengar, tujuan penyampaian materi, situasi dan kondisi anak dan durasi waktu yang disampaikan. (fn/kd/mh/suaramedia.com)