8 Jumadil-Awwal 1444  |  Jumat 02 Desember 2022

basmalah.png

Bantu Anak Menentukan Pilihan Karier

http://3.bp.blogspot.com/_zOjo0IoUotQ/Ssbvnn10GAI/AAAAAAAAAAU/I1fkIl344Ps/s320/the-titans.jpg

MENETAPKAN pilihan karier yang tepat tidak semudah membalikkan telapak tangan bagi seseorang. Jika putra putri kesayangan Anda baru menyelesaikan pendidikan di bangku kuliah dan masih ragu dengan pilihan kariernya, sudah menjadi tanggung jawab Anda sebagai orang tua untuk membantunya. Tidak sedikit orang tua yang ingin dilibatkan dalam perencanaan karier anaknya. Tahapan ini merupakan langkah yang menentukan dalam masa depan seorang anak. Akan tetapi, konselor karier Barbara Cooke, M.A., memperingatkan para orang tua, ada sejumlah cara konstruktif mau pun destruktif untuk melakukannya.

Memandu vs mendikte
Pertama, menurutnya, setiap orang tua harus bisa membedakan antara memandu dengan mendikte. Memandu berarti membantu anak mengenali kelebihan dan menghubungkan kelebihan tersebut dengan kesempatan yang tersedia. Sedangkan mendikte berarti mengendalikan anak mengenai pilihan kariernya.

Memandu berarti memberikan informasi awal kepada anak sebagai patokan mengenai kesempatan yang ada di luar sana. Sedangkan mengendalikan berarti Anda melakukan sendiri riset tersebut untuknya.


Hindari tekanan

Jangan menekan anak selama proses perencanaan kariernya. Dukung dia untuk mengumpulkan informasi tentang berbagai kesempatan karier, dengan cara melakukan riset, bertanya kepada orang-orang, dan mengamati lingkungan kerja. Anak bisa membuat keputusan tentang apa yang ingin dilakukannya berdasarkan informasi ini di kemudian hari.

Atur pertemuan

Untuk membantunya, temukan keluarga, teman, atau kenalan yang Anda tahu memiliki pengalaman di bidang karier yang mencuri minat anak. Atur waktu untuk mempertemukan mereka agar anak dapat bertanya dan memuaskan rasa ingin tahunya, misalnya tentang tugas harian, latar belakang, serta saran untuk memasuki bidang pekerjaan tersebut.

Sumber lain

Selain itu, berikan dukungan kepada anak dengan cara memberikannya buku-buku tentang pilihan karier tertentu sebagai sumber informasi tambahan. Selain itu, berbagai artikel di situs-situs online juga bisa dijadikan panduan untuk memutuskan karier yang paling sesuai untuknya.

Mediaindonesia.com | yulia permatasari