pustaka.png
basmalah.png


11 Dzulqa'dah 1442  |  Senin 21 Juni 2021

Anakku Terlahir Bayi Selamanya

Ketika ketiga adiknya berlarian sambil tertawa di ruang tamu, sang kakak Gabby hanya bisa terkulai di pangkuan sang ibu Mary Williams.

Gabby, yang sesungguhnya sudah berusia tujuh tahun, masih belum bisa minum dari gelas. Dia masih menyusu dari botol. Gabby pun masih menangis layaknya seorang bayi.

Gabby hampir tidak tumbuh sejak ia dilahirkan pada April 2004. Beratnya hanya 4,5 kilogram. Satu-satunya perubahan pada diri Gabby adalah rambut panjang emasnya.

Sedangkan, tubuh Gabby tetap pada ukuran ketika dia baru dilahirkan. Ketiga adiknya yakni Sophia (tujuh tahun) Anthony (4 tahun), dan Aleena (3 tahun) tumbuh seperti anak-anak normal lainnya.
Myah, adik keempatnya yang lahir pada bulan lalu, memiliki ukuran tubuh sama dengan Gabby.

"Kami masih membeli pakaian untuk Gabby dalam ukuran bayi 0-3 bulan," kata Mary (37 tahun). "Setiap perayaan ulang tahun dan Natal, kami dan teman-teman membeli pakaian baru. Dia belum tumbuh sama sekali, tapi pakaian lama menjadi usang. Kami ingin mendapatkan sesuatu yang baru untuknya."

Ketika lahir pada 15 April 2004, berat badan Gabby 2,26 kilogram. Gabby disimpan dalam perawatan intensif neonatus selama 40 hari karena dia berjuang untuk bisa makan (minum asi). "Gabby tampaknya tidak memiliki refleks menyusu dan menelan seperti bayi yang baru belajar," kenang Marry. ''Tapi, dia akhirnya belajar menyusu meski belum bisa mengambil nutrisi sebanyak berat badannya butuhkan.''

Dokter tidak tahu apa yang salah. Tetapi, dokter memperingatkan bahwa Gabby tidak bisa hidup lebih dari beberapa minggu atau bulan. "Mereka tahu ada sesuatu yang serius salah," jelas Mary. "Tapi, suami saya (John) dan saya berharap itu hanya masalah makan dan itu tidak akan menjadi hal yang besar."

Dokter melakukan tes kromosom. Mereka juga melakukan uji sindrom Walker-Warburg untuk mengetahui apakah ada kelainan otak dan mata pada diri Gabby. "Tapi, itu sampai ke titik dokter berkata:" Kami tidak tahu apa masalahnya,'' cerita Mary.

Berat badan Gabby semula perlahan-lahan mengalami peningkatan dari 2,26 kilogram menjadi 3,6 kilogram. Namun setelah usia satu tahun, berat badannya berhenti di angka 4,5 kilogram.

"Kami berharap itu pertanda baik. Tapi setelah usia Gabby satu tahun, pertumbuhan berat badannya berhenti," kata Mary. "Kami mencoba segala macam makanan bayi, tetapi sistem pencernaannya tidak bekerja dengan benar. Apa saja yang kita berikan itu hanya akan diam di atas perutnya dan tinggal di sana.''

Gabby memiliki lubang di bagian belakang tenggorokan dan membutuhkan tabung untuk mengalirkan lendir untuk mencegah infeksi telinga. Gabby menggunakan kateter karena sistem saluran kencingnya tidak bekerja dengan benar.

Namun demikian, Marry masih bisa tersenyum karena Gabby sangat sehat, masih suka bergoyang, tidur di ranjang dan didorong dalam sebuah kereta dorong.
"Dia masih menyusu seperti bayi,'' katanya. "Meskipun ia tidak bisa bicara, kami tahu dia mencintai seluruh keluarganya karena ia bereaksi tiap kali kami memeluknya.''


Didi Purwadi | republika.co.id |mirror.co.uk