10 Safar 1443  |  Sabtu 18 September 2021

basmalah.png

Tehnik Membangun Ikatan Sehat dengan Anak

Tehnik Membangun Ikatan Sehat dengan AnakBANYAK penelitian menunjukkan, keterikatan orangtua dengan anak-anaknya berpengaruh besar terhadap seberapa baik fungsi buah hatinya sebagai orang dewasa kelak. Itu sebabnya, sangat penting bagi orangtua untuk membangun hubungan sehat dengan anak-anaknya.

Menurut Carin Goldstein, seorang terapis perkawinan dan keluarga berlisensi di Amerika Serikat, berikut ini adalah beberapa langkah membangun hubungan sehat antara orang tua dengan buah hatinya seperti dikutip situs yourtango.com:

1. Anda dan pasangan adalah contoh utama bagi anak dalam hal hubungan, komunikasi, dan obligasi antara dua orang dewasa. Dari momen pertamanya menghembuskan nafas di dunia, anak selalu mengawasi dan menyerap bagaimana Anda dan pasangan berinteraksi. Segala hal diserap oleh anak, mulai dari cara Anda berdebat, menyentuh, tidak menyentuh, nada suara, pengaturan tidur dan lain sebagainya.

2. Tunjukkan rasa hormat kepada anak. Sejak lahir, bayi merasakan dunia dan orang-orang di sekitarnya. Mereka tahu apa yang mereka butuhkan dan merupakan tugas orangtua untuk menginterpretasikannya. Mengabaikan anak yang menangis sebagai satu-satunya cara mereka mengomunikasikan perasaannya, pada dasarnya mengatakan kepada anak bahwa mereka tidak cukup penting bagi Anda.

3. Meminta maaf kepada anak dan bertanggung jawab ketika Anda membuat kesalahan, merupakan salah satu hadiah terbesar yang dapat Anda berikan kepada mereka. Menunjukkan kelemahan Anda sebagai manusia akan menanamkan kepercayaan yang kuat antara Anda berdua. Anak juga akan belajar bahwa membuat kesalahan merupakan suatu kekeliruan yang dapat diterima. Selain itu, tidak apa-apa untuk tidak menjadi sempurna.

4. Jika orangtua memiliki isu yang belum terselesaikan dari masa kecilnya sendiri, sangat penting bagi mereka untuk mengambil waktu dan merenungkannya. Jangan sampai hal-hal yang tak dapat Anda toleransi ketika kanak-kanak dulu, tanpa sadar terulang kepada buah hati Anda.

5. Bayi dan anak-anak menilai ancaman, keamanan, dan kenyamanan berdasarkan ekspresi wajah Anda. Menjalin kontak mata dan meniru ekspresi wajah buah hati, mengirimkan pesan bahwa mereka layak terhubung dengan Anda. Di sinilah letak tahap awal rasa percaya diri bagi anak, yang secara langsung memengaruhi jenis ikatan yang dijalinnya dengan Anda.

6. Penelitian menunjukkan, anak yang tidak mendapat cukup dekapan selama masa bayi menjadi tertekan. Sentuhan dan pelukan mampu melepaskan oksitosin, yang berperan sebagai hormon ikatan. Jadi, tidak mengherankan apabila sentuhan fisik sangat penting untuk membangun ikatan yang sehat antara orangtua dan anak.

Yulia Permata Sari | mediaindonesia.com