10 Muharram 1444  |  Senin 08 Agustus 2022

basmalah.png

Pusar Digigit Capung Hentikan Kebiasaan Ngompol?

Pusar Digigit Capung Hentikan Kebiasaan Ngompol?Fiqhislam.com - Maria Herlina Limyati, MSi, Psi dari Metamorphe Psychological Services mengatakan, menaruh capung di atas pusar anak untuk mengatasi masalah mengompol bukan solusi yang tepat. Perlu diketahui apa sebenarnya penyebab mengompol. Ada 2 faktor penyebabnya, fisiologis dan psikologis.

- Faktor fisiologis. Bisa saja ada kelainan/gangguan pada kandung kemih atau kurangnya kepekaan terhadap rasa ingin pipis. Akibatnya anak tidak sadar bahwa kandung kemihnya penuh sehingga tanpa disadari ia akhirnya mengompol. Dalam hal ini, perlu konsultasi lebih lanjut dengan dokter anak Anda.

- Faktor psikologis. Perlu ditelusuri apakah mengompol ini terjadi terus menerus sejak usia dini. Bila iya, mungkin ada proses belajar toilet training yang belum berhasil. Biasanya pada anak yang menggunakan popok sekali pakai (pospak), proses toilet training akan berlangsung lebih lama. Sebaiknya, bila anak masih menggunakan pospak, penggunaannya dihentikan dan biarkan ia merasa tidak nyaman apabila mengompol.

Kemungkinan lainnya, anak sedang mengalami penyesuaian terhadap perubahan atau pengalaman baru. Misalnya, ia punya adik, pindah rumah, atau masuk sekolah yang baru, sehingga terjadi regresi/kemunduran perilaku (tadinya sudah tidak mengompol, sekarang mengompol lagi).

Dalam hal ini, sebaiknya Ibu membawa anak untuk berkonsultasi dengan psikolog anak sehingga masalah mengompol dapat diatasi.

Solusinya

Lakukan beberapa cara di bawah ini untuk mengurangi kebiasaan anak mengompol:
1. Ajari anak untuk membereskan bekas ompolnya, misalnya mencabut seprai dan mengganti sendiri pakaiannya yang basah.
2. Tidak perlu sambil dimarahi, karena mungkin saja anak pun merasa bersalah terhadap perilaku mengompolnya. Memarahi anak tanpa mengetahui penyebab pastinya akan semakin membuat anak merasa tertekan.
3. Biasakan anak untuk buang air kecil sebelum tidur.
4. Konsultasikan kepada dokter atau psikolog mengenai masalah ini.

Akibatkan Phobia Capung?

Berkaitan apakah anak akan mengalami phobia, harus dibedakan antara phobia dengan rasa takut. Phobia adalah rasa takut yang berlebihan terhadap sesuatu yang tidak berbahaya, sehingga mengakibatkan seseorang terhambat dalam melakukan aktivitas sehari-hari.

Phobia berbeda dengan rasa takut. Rasa takut bisa saja terjadi karena pengalaman traumatis. Pada anak usia 5 tahun, dianggap masih wajar jika ia memiliki rasa takut – misal terhadap binatang, gelap, hantu, monster, ataupun orang yang baru dikenalnya – yang perlahan-lahan akan berkurang sesuai pertambahan usia.

Dalam hal ini, memberikan capung pada anak yang mengompol, bisa saja menyebabkan anak mengalami trauma digigit capung, tetapi belum tentu sampai mengalami phobia terhadap capung.

Tabloid Mom & Kiddie
okezone.com