12 Rabiul-Awal 1443  |  Selasa 19 Oktober 2021

basmalah.png

4 Hal yang Sebaiknya Tidak Diucapkan oleh Orangtua Pada Anak

4 Hal yang Sebaiknya Tidak Diucapkan oleh Orangtua Pada Anak

Fiqhislam.com - Menjadi orangtua, jelas merupakan salah satu pekerjaan tersulit di dunia. Karena seiring berjalannya waktu, anak akan semakin tumbuh dewasa dan ada banyak hal tidak terduga seiring tumbuh kembang anak dalam proses #KejarMimpi nya. Maka dari itu, pentingnya berbicara hal yang baik kepada anak karena segala hal yang diucapkan oleh orangtua akan berpengaruh sangat besar dalam membentuk kepribadian anak.

Perkataan yang bernada negatif kepada anak, bisa membuat anak cenderung malah berperilaku negatif. Sebaliknya, jika orangtua selalu berkata hal yang positif, perlikau anak pun akan meengarah ke arah yang positif. Dan berikut adalah empat hal yang sebaiknya tidak di ucapkan kepada anak.

  • Jangan Pernah Mengatakan 'Tidak Mengerti' apa yang dikatakan Anak

Jika Anda ingin mengajari anak-anak Anda menjadi anak yang aktif dan bukan ke arah yang pasif, Anda harus membiarkan mereka berpikir dan mengungkapkan pendapat mereka. Anak-anak yang didorong untuk berpikir dan mengutarakan pendapat dan kemauan mereka akan tumbuh menjadi orang yang percaya diri yang tidak takut menyuarakan apa yang mereka pikirkan atau rasakan. Saat Anda memberi tahu si kecil bahwa Anda tidak tahu apa yang dia bicarakan, Anda secara tidak lengsung memberi tahu dia bahwa dia tidak mampu membuat keputusan yang tepat.

  • Jangan lakukan ini karena kamu anak laki-laki atau perempuan

Berhentilah mengatakan 'Jangan lakukan ini karena kamu anak laki-laki atau perempuan' alih-alih mengajari anak-anak Anda untuk berperilaku sesuai dengan gender mereka tapi sebaliknya, hal tersebut akan membuat si kecil penasaran untuk melakukan hal yang seharusnya tidak mereka lakukan. Anda perlu ingat, seiring tumbuh kembang anak, rasa ingin tahu mereka sangatlah besar. Maka dari itu, jangan batasi kemampuan mereka berdasarkan jenis kelamin akan tetapi arahkan pada perkataan yang lebih membuat mereka paham jika hal tersebut tidak boleh dilakukan.

  • Berhenti Bilang 'Jangan Menangis'

Saat si kecil menangis atau kesal karena sesuatu, Anda bertanggung jawab sebagai orang tua untuk memberi mereka ruang di mana mereka merasa nyaman untuk membicarakan emosi dan perasaan mereka. Mereka perlu merasa bahwa emosi mereka dihormati dan mereka dapat berbagi apa pun dengan Anda tanpa merasa dihakimi untuk hal yang sama. Ketika Anda berkomentar tentang situasi yang tidak menjadi masalah besar (dan mereka seharusnya tidak menangis tentang hal itu), pada dasarnya Anda menutup diri dan memberi tahu mereka bahwa perasaan mereka tidak valid. Ingat, menangis adalah cara bagi anak-anak untuk mengungkapkan apa yang mereka alami ketika kata-kata tidak tidak bisa mereka ucapkan.

  • Jangan Pernah Membandingkan si Kecil dengan Siapapun

Membandingkan si kecil dengan saudara kandungnya sendiri, teman sekelas, atau bahkan teman terdekatnya dapat menyebabkan tidak lebih dari kebencian dan persaingan. Ini tidak hanya membuat anak Anda merasa tidak percaya diri, tetapi dia juga mungkin merasa bahwa Anda pilih kasih. Sebagai orang tua, sangatlah penting bagi Anda untuk memahami kekuatan masing-masing anak Anda, tanpa ada perbandingan. [yy/okezone]

 

Tags: Orangtua