pustaka.png
basmalah.png.orig


8 Dzulqa'dah 1442  |  Jumat 18 Juni 2021

Gejala Autisme Bisa Terdeteksi Sejak Enam Bulan

Gejala Autisme Bisa Terdeteksi Sejak Enam Bulan Fiqhislam.com - Para ilmuwan telah mendeteksi tanda-tanda autisme pada bayi saat berumur enam bulan dengan mengukur aktivitas otak.

Dengan cara itu akan teridentifikasi lebih awal anak-anak yang berisiko autisme seperti dari kontak mata dan interaksi sosial.

Sekitar satu dari 100 anak mengembangkan gangguan ini tetapi gejala tidak terlihat nyata sampai tahun kedua kehidupannya. Diagnosis sejak dini diharapkan dapat mengarahkan kita ke cara 'membujuk' otak untuk berkembang dalam cara yang berbeda untuk melawan masalah yang disebabkan oleh kondisi tersebut, Jumat (27/1).

Diperkirakan 600.000 anak-anak dan orang dewasa di Inggris dipengaruhi oleh autisme, atau gangguan spektrum autistik, dengan faktor genetik yang memainkan peran. Para peneliti mengatakan 17 anak-anak dalam kelompok berisiko didiagnosis dengan autisme pada usia tiga tahun.

ASD adalah istilah payung untuk berbagai gangguan perkembangan, termasuk sindrom Asperger, yang memiliki dampak seumur hidup pada kemampuan untuk berinteraksi sosial dan berkomunikasi. Orangtua dari seorang anak dengan autisme menghadapi risiko satu dari lima anak mereka berikutnya juga akan memiliki kondisi tersebut.

Penelitian terbaru difokuskan pada usia bayi pada enam sampai sepuluh bulan dengan saudara yang terpengaruh gangguan tersebut.

Penelitian ini melihat pola aktivitas otak di 54 anak yang berisiko, serta 50 bayi yang saudaranya yang lebih tua tidak terpengaruh. Sensor yang ditempatkan di kulit kepala mereka mengukur aktivitas otak melalui sinyal listrik ketika mereka ditunjukkan wajah-wajah secara bergantian atau dijauhkan dari mereka.

Intensitas aktivitas listrik di daerah tertentu berkurang pada anak-anak pada berisiko autisme. Hal ini menunjukkan mereka sudah menunjukkan pola yang tidak biasa dari kontak mata dan interaksi sosial.

Pemimpin studi Profesor Mark Johnson, dari Birkbeck College, Universitas London, mengatakan: "Temuan kami menunjukkan, untuk pertama kalinya, yang mengukur langsung dari fungsi otak selama tahun pertama kehidupan mereka berhubungan dengan diagnosis autisme di kemudian hari, yang sebelumnya ada gejala perilaku .

"Perbedaan dalam menggunakan pandangan mata untuk mengatur interaksi sosial adalah fitur yang yang dapat diketahui dengan baik sejak awal pada banyak anak autisme dalam dua tahun kehidupan mereka. Inilah yang akan mengingatkan orangtua dan profesional".

Tapi dia menekankan metode ini tidak aman dan penelitian lebih lanjut diperlukan untuk memperbaiki pengujian.

kesehatan.liputan6.com