13 Rajab 1444  |  Sabtu 04 Februari 2023

basmalah.png

Anak Lambat Berkembang karena Orang Tua Overprotective

Fiqhislam.com - Pengasuhan orang tua berpengaruh penting pada perkembangan motorik si buah hati.

Anak Lambat Berkembang karena Orang Tua Overprotective Bila orang tua terlalu berhati-hati alias overprotective, maka perkembangan motorik anak lambat. Misalnya tak membiarkan anak bergerak bebas atau terlalu sering memegangi buah hati padahal usianya sudah 8 bulan.

Melindungi anak itu kewajiban orang tua. Tapi orang tua sebaiknya tidak membuat perlindungan itu mengukung kebebasan si buah hati. Beri mereka kesempatan untuk bermain dengan mainannya, bertemu dengan teman-temannya, mengeksplorasi gerak tubuhnya, atau sekedar mengomunikasikan keinginannya.

Bila si buah hati tengah belajar berjalan dan jatuh, jangan segera menggendongnya. Berilah ia semangat untuk mencoba lagi. Asalkan kondisinya tidak mengkhawatirkan.

Perkembangan motorik mencakup kemampuan berbicara, bahasa, berjalan, atau merangkak. Sedangkan keterampilan pribadi dan sosial terdiri dari kemampuan berinteraksi.

Banyak hal yang mengakibatkan lambatnya perkembangan motorik pada anak. Peneliti mengungkapkan sekitar tiga persen anak-anak tak dapat mencapai perkembangang motorik tepat waktu. Tapi hanya 15 persen dari angka itu yang tumbuh tidak normal. Sementara sisanya bisa tumbuh normal meski terlambat.

Sebelum mengetahui penanganannya, ada baiknya para orang tua mengenali tanda anak mengalami keterlambatan perkembangan motorik sebagai berikut:
1. Anak-anak tidak bisa berguling sampai usia 6 bulan
2. Tidak dapat duduk sendiri tanpa bantuan sampai usia 8 bulan
3. Tidak dapat merangkak sampai usia 12 bulan
4. Belum mampu berjalan sampai usia 15 bulan.

Jika anak memiliki banyak penundaan di semua hal perkembangannya, ada beberapa kemungkinan penyebabnya, meliputi:
1. Ensefalopati (gangguan sebelum atau mendekati kelahiran) statis termasuk kelahiran prematur
2. Kelainan otak
3. Kelainan kromosom
4. Infeksi.
5. Ensefalopati progresif termasuk penyakit metabolik, sindrom neurocutaneous, sindrom Rett dan hidrosefalus.

Tetapi jika penyebab keterlambatan adalah karena kondisi penyakit tertentu, maka orangtua harus membawa mereka ke dokter untuk mendapatkan deteksi dini sehingga terapi dapat dilakukan untuk mengatasi masalah tersebut.

metrotvnews.com