fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


30 Ramadhan 1442  |  Rabu 12 Mei 2021

Awas Baterai Koin Bisa Sebabkan Kematian Jika Tertelan Anak

Awas Baterai Koin Bisa Sebabkan Kematian Jika Tertelan Anak


Fiqhislam.com - Orang tua harus lebih berhati-hati dengan penggunaan baterai kecil yang sering dipakai untuk mainan anak. Baterai bulat kecil, yang sering ditemukan pada mainan, dapat menyebabkan luka bakar kimia jika bersentuhan dengan mulut atau hidung.

Peringatan baru dikeluarkan oleh Healthcare Safety Investigation Branch (HSIB) setelah penyelidikan atas kematian seorang anak awal tahun ini. Meskipun penyelidikan sedang berlangsung, para penyelidik mengatakan bukti tentang bahaya baterai kancing ini.

Saran itu tidak hanya memberi tahu orang tua tentang risiko, tetapi keluarga juga disarankan menyimpan dan membuang baterai dengan aman. "Baterai ini menimbulkan risiko yang sangat nyata bagi anak-anak kecil dan bayi. Konsekuensi menelan baterai kecil seperti kancing dapat benar-benar menghancurkan," kata Direktur Medis HSIB Kevin Stewart, dilansir dari laman Yahoo, Ahad (9/12).

Ia mengungkapkan, inilah alasan HSIB menyerukan kepada keluarga pada periode liburan ini untuk ekstra waspada. Keluarga juga diminta menempatkan beberapa tindakan pencegahan dasar di sekitar rumah mereka. Sangat penting semua orang tahu baterai ini dapat ditemukan di mana-mana, dari mainan hingga gawai seperti remote control, timbangan digital, dan lainnya.

"Cara terbaik melindungi anak-anak adalah menempatkan semuanya dengan aman di luar jangkauan dan periksa kembali semua mainan memiliki sekrup untuk mengamankan baterai," kata Stewart.

Para ahli memperingatkan baterai bisa menjadi berbahaya segera setelah mereka menyentuh kerongkongan, hidung, atau telinga. Jika baterai tertelan atau dimasukkan ke dalam tubuh, itu dapat memulai reaksi kimia yang menyebabkan luka bakar internal dalam beberapa jam. Akibatnya akan menyebabkan masalah dengan menelan dan bernapas.

"Orang tua atau pengasuh harus segera membawa anak mereka ke gawat darurat terdekat jika mereka berpikir seorang anak telah menelan atau memasukkan baterai kancing," kata Rachel Rowlands dari Leicester Royal Infirmary. [yy/republika]