8 Rabiul-Awwal 1444  |  Selasa 04 Oktober 2022

basmalah.png

Perencanaan Keuangan untuk Orang Tua Tunggal

Fiqhislam.com - Tujuan perencanaan keuangan untuk orang tua tunggal sebenarnya tidak jauh berbeda dengan orang tua lengkap. Yang berbeda hanyalah dari sisi tantangan karena hanya ada satu pencari nafkah.

Perencanaan Keuangan untuk Orang Tua Tunggal Orang tua tunggal harus memprioritaskan sumber daya keuangan untuk membiayai pendidikan, perumahan dan perencanaan pensiun sekaligus.

Untuk itu para orang tua tunggal baik pria dan wanita harus pintar mengelola keuangan dan tidak menutup kemungkinan berkonsultasi dengan ahli keuangan. Anda juga bisa mengikuti lima kunci investasi dan tips perencanaan keuangan untuk orang tua tunggal berikut ini:

1. Program tabungan pendidikan adalah kunci
Setelah beberapa tagihan air, listrik dan kebutuhan rumah tangga terlunasi, langkah penting selanjutnya adalah menabung untuk pendidikan anak. Lakukan melalui program tabungan pendidikan terdaftar yang memberikan pengembalian instan pada investasi serta potensi pertumbuhan melalui bunga atau kenaikan nilai pasar.

2. Memulai dari awal
Karena pendapatan yang sangat ketat untuk orang tua tunggal, sangat penting untuk menginvestasikan uang sedini mungkin. Mulai dari program tabungan pendidikan. Kemudian baru menginvestasikan biaya untuk saham.

3. Asuransi adalah keharusan
Harus memiliki pengacara dan asuransi yang menanggung sakit atau cacat untuk mempertahankan hidup. Bila sakit atau terluka dan tidak bisa bekerja Anda tak perlu khawatir. Selain itu penting juga memiliki asuransi jiwa dan kebijakan yang mencakup keseimbangan hipotek.

4. Rencanakan pensiun
Orang tua tunggal juga perlu merencanakan pensiun berdasarkan apa pun yang tersisa setelah kontribusi pembayaran hipotek dan asuransi. Manfaatkan juga uang yang ditempatkan di sejumlah lahan investasi termasuk saham dan obligasi.

5. Mengendalikan pengeluaran
Penganggaran adalah mutlak bagi semua orang untuk merencanakan keuangan. Apalagi untuk orang tua tunggal yang hanya mempunyai sedikit ruang gerak keuangan. Atur anggaran yang dapat dikerjakan dan kemudian berpegang teguh untuk menjaga rencana keuangan. Uang yang Anda punya akan digunakan untuk jangka panjang bukan kepuasan cepat.

mediaindonesia.com