5 Jumadil-Awal 1443  |  Kamis 09 Desember 2021

basmalah.png

Sering Marah-marah Bikin Anak-anak Lemah Otak

Sering Marah-marah Bikin Anak-anak Lemah OtakFiqhislam.com - Marah-marah tidak hanya dimonopoli orang dewasa saja. Tak sedikit anak-anak yang hobinya marah-marah karena berbagai hal.

Tapi para orang tua harus waspada jika memiliki anak yang mudah naik pitam, karena anak-anak yang sering marah-marah diprediksi bakal lemot alias lemah otak ketika ia dewasa.

"Akan sangat berbahaya jika anak-anak selalu marah-marah," kata Ustaz Kuncoro saat memberikan tausyiah pada acara Syawalan keluarga besar Fakultas MIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Kamis (13/9).

Menurut Ustaz Kuncoro, saat seseorang marah-marah sedikitnya 500 sel syarat otak akan mati. Artinya, jika dalam satu hari seseorang marah berkali-kali, maka ribuan sel otaknya akan mati. "Jika anak dibiarkan marah-marah maka ketika dewasa kemampuan otaknya akan sangat berkurang," ungkapnya mengakhiri.

Karena itu, para orang tua diharapkan mengajarkan anak-anaknya untuk gemar berwudhu. Sebab, menurut anjuran Nabi Muhammad SAW, berwudhu adalah cara jitu menjinakkan marah.

 

Sering Marah-marah Bikin Ribuan Sel Otak Mati

Anda termasuk orang yang pemarah? Waspadalah! Dalam satu penelitian para ahli psikologi menyatakan sering marah-marah bisa membuat saraf otak terganggu karena saat seseorang naik pitam, sedikitnya 500 sel syarat otak akan mati.

"Jadi sangat istimewa seseorang yang bisa menahan diri," kata Ustaz Kuncoro saat memberikan tausyiah pada acara Syawalan keluarga besar Fakultas MIPA Universitas Negeri Yogyakarta (UNY), Kamis (13/9).

Ustaz Kuncoro berpendapat jika dalam satu hari seseorang marah berkali-kali, maka ribuan sel otaknya akan mati. Selain itu, Ustaz Kuncoro menyebut energi yang dibutuhkan saat seseorang marah lebih besar dibanding ketika berjalan.

"Maka tak heran orang yang sedang marah-marah membuat nafasnya tersengal-sengal," ujar Ustaz Kuncoro menandaskan. [yy/republika]