11 Rabiul-Awwal 1444  |  Jumat 07 Oktober 2022

basmalah.png

Gemuk di Usia Muda, Tuanya Berisiko Sakit Ginjal

Gemuk di Usia Muda, Tuanya Berisiko Sakit GinjalFiqhislam.com - Sudah saatnya Anda yang masih muda menghindarkan kegemukan. Sebab, penelitian terbaru menyebutkan orang gemuk di usia muda akan berisiko sakit ginjal di masa tua.

Studi dilakukan para peneliti dengan menganalisis data 4.600 penduduk Inggris yang lahir pada Maret 1946. Data penelitian termasuk indeks massa tubuh peserta ketika mereka berusia 20, 26, 36, 43, 53, 60, dan 64 tahun. Indeks massa tubuh adalah pengukuran lemak tubuh berdasarkan tinggi dan berat badan

Penulis studi dari London School of Hygiene & Tropical Medicine, Dorothea Nitsch, mengatakan peserta yang kelebihan berat badan di awal masa dewasa, usia 26 hingga 36, memiliki kemungkinan dua kali lebih terkena penyakit ginjal kronis di umur 60-64 tahun. Kemungkinan itu lebih tinggi ketimbang mereka yang tidak pernah kelebihan berat badan sampai usia 60-64.

"Mereka yang berbentuk tubuh seperti apel, rasio pinggang-pinggul lebih besar, selama usia pertengahan juga dikaitkan dengan penyakit ginjal kronis pada usia 60-64," kata peneliti dalam studi yang telah dipublikasikan di Journal of American Society of Nephrology, edisi 4 April.

Para peneliti menghitung, 36 persen kasus penyakit ginjal kronis dapat dicegah jika berat badan dijaga tetap seimbang hingga umur 60-64 tahun. Nitsch mengatakan studi itu merupakan yang pertama melaporkan soal kelebihan berat badan, pada usia tertentu, dapat memengaruhi risiko penyakit ginjal.

Walau begitu, studi tidak menjelaskan apakah kelebihan berat badan di masa dewasa atau lamanya seseorang kelebihan berat badan menjadi pemicu peningkatan risiko penyakit ginjal kronis di usia tua. Peneliti hanya mengatakan: mencegah kelebihan berat badan di masa dewasa awal bisa sangat mengurangi risiko penyakit ginjal kronis.

Menurut  data Organisasi Kesehatan Dunia (WHO), lebih dari 1,4 miliar orang dewasa di seluruh dunia kelebihan berat badan pada 2008. Sebanyak 500 juta di antaranya mengalami obesitas atau masuk kategori gemuk [yy/metrotvnews.com]