13 Rajab 1444  |  Sabtu 04 Februari 2023

basmalah.png

Mie Instan Berefek Buruk pada Kesehatan?

Mie Instan Berefek Buruk pada Kesehatan?Fiqhislam.com - Saat lapar dan ingin menyantap makanan cepat, mie instan tampaknya menjadi salah satu solusi yang praktis dan mengenyangkan. Tinggal rebus selama tiga sampai empat menit, campurkan bumbu, mie sudah bisa disantap. Berapa sering kita bisa menyantap mie enak ini?

Konsumsi mie instant sudah lama menuai pro dan kontra. Beberapa kasus yang mencuat menyatakan konsumsi mie instan bisa membuat usus luka hingga menyebabkan sakit maag. Tapi, ada juga yang menyatakan konsumsi mie instan dapat mencukupi asupan karohidrat dan kalori.

Dalam mie instant dengan takaran saji 75 gram mengandung energi total 360 kkal, karbohidrat total 45 gram, lemak total 16 gram dan natrium sebanyak 1110 mg. Selain itu, kandungan serat pangan 2 gram dan protein 8 gram.

Dengan rekomendasi asupan karbohidrat harian sebanyak 250 gram, konsumsi mie instan harus disiasati. Tdak disarankan mengkonsumsi mie terlalu sering dalam sehari atau menyantap bersama nasi karena bisa memicu kenaikan berat badan.

Jangan terlena rasa gurih asin mie instan karena hal itu mengindikasi kandungan natrium yang tinggi. Rekomendasi natrium per hari orang dewasa mencapai 2.300 mg, dengan mengonsumsi mie terlalu sering bisa memicu penyakit serius. “Makan mie instan terlalu sering bisa memicu tekanan darah tinggi karena tinggi kandungan natriumnya,” tutur Atin Nurafiatin, ahli gizi dari My Meal Catering kepada DetikFood (16/04/2013).

Saat ditanya tentang apakah benar mie instantmenyebabkan maag, Atin menjelaskan dalam komposisi bahan mie instant tidak ada yang menyebabkan kembung dan maag.Karena sebenarnya penyebab utama maag adalah stress. Tapi, untuk yang terlanjur terserang maag, penyakit itu bisa kambuh karena penambahan bubuk cabe dalam mie instan.

Karena bahan makanan ini rendah protein dan serat, sangat disarankan untuk menambahkan topping sayuran dan protein hewani seperti ikan, ayam atau daging.

“Kalau sering ada kasus usus luka karena mie instan, itu karena mie instan rendah serat dan berarti orang itu hanya makan mie tanpa tambahan sayuran,” tambah Atin. [yy/
detik.com]

{AF}Agar Lebih Sehat, Hindari 4 Hal ini Saat Konsumsi Mie Instan

Agar Lebih Sehat, Hindari 4 Hal ini Saat Konsumsi Mie InstanMeskipun rasanya lezat dan gurih, mengonsumsi semangkuk mie instan juga perlu dicermati. Dari tata cara perebusannya, pelengkap sajiannya, hingga waktu makannya harus diperhatikan. Dengan begitu, menu praktis inipun bisa dinikmati dengan lebih sehat.

Gurih sedap mie instan memang selalu menggoda. Karena faktor terbiasa, menu ini bahkan selalu distok dan tersedia untuk berjaga-jaga jika kekurangan bahan makanan. Dalam mengolah dan mengonsumsi mie instan, ada beberapa hal yang perlu diperhatikan:

1. Tak Pakai Sayur

Mie instan dikenal akan kandungan karbohidratnya yang tinggi. Karena kandungan gizinya yang tak banyak, sebaiknya seimbangkan dengan nutrisi lain, misalnya telur yang mengandung protein tinggi, serta sawi hijau, daun bawang, tomat, irisan daging, kacang polong ataupun tauge. Mengonsumsi mie instan saja memang sudah membuat perut kenyang, namun nutrisi tubuh tetap tak optimal.

2. Makan Mie Sebelum Tidur

Mie instan seringkali jadi makanan untuk menumpas lapar di tengah malam. Sebenarnya, kebiasaan ini tak baik untuk kesehatan, dan bisa memicu naiknya berat badan. Pasalnya, di malam hari, tubuh lebih lambat mencerna makanan yang masuk. Karena organ tubuh sudah memasuki waktu istirahat, makan terlalu malam tidak direkomendasikan.

3. Menggunakan Air Rebusan Mie

Mie instan mengandung zat pengawet di dalamnya. Selain untuk melembutkan tekstur mie, perebusan juga berfungsi untuk mengurai kandungan zat pengawet yang melekat pada mie. Karenanya, sebaiknya pastikan jumlah air rebusannya tak terlalu sedikit atau sesuai takaran yang disarankan.

4. Mie Sebagai Camilan Semata

Banyak orang yang memanfaatkan mie instan sebagai pengganjal perut semata. Saat waktu makan telah tiba, mereka kembali makan makanan padat dengan nutrisi lengkap. Sebagai gambaran, satu kemasan mie instan berukuran 85 gram berisi 50 gram karbohidrat, yang setara dengan 17% dari total kebutuhan kalori perhari. Asupan karbohidrat yang berlebihan bisa memicu kenaikan berat badan. [yy/detik.com]{/AF}

|