29 Dzulqa'dah 1443  |  Rabu 29 Juni 2022

basmalah.png

Jangan Sepelekan, 8 Hal Ini Bisa Jadi Pembunuh Sistem Imun Tubuh

Jangan Sepelekan, 8 Hal Ini Bisa Jadi Pembunuh Sistem Imun TubuhFiqhislam.com - Virus dan bakteri bukan satu-satunya aktor buruk yang menguji sistem kekebalan tubuh Anda. Sel T atau juga dikenal sebagai pasukan imun diuji selama 24 jam selama 7 hari oleh hal-hal yang mungkin tidak Anda duga. Bahkan hal sepele di sekitar Anda juga bisa jadi pembunuh sistem imun.

Berikut hal-hal sepele yang dapat membunuh pasukan imun di tubuh, seperti dilansir Rodale, Rabu (5/6/2013):

1. Kesepian
Sel imun manusia bersifat sosial dan mereka juga ingin si empunya tubuh bersosialisasi. Sel T akan memindai tubuh terhadap penyakit dan kemudian berbagi informasi seperti yang dilakukan lebah madu. Tapi jika Anda tidak begitu sosial, hal ini dapat mempengaruhi kemampuan sel imun untuk melawan penyakit.

2. Kurang tidur
Kurang tidur dapat menurunkan jumlah sel-sel pembunuh yang dibutuhkan tubuh untuk melawan infeksi. Sebuah studi University of Chicago menemukan bahwa tidur hanya empat jam semalam selama seminggu sudah dapat mengurangi jumlah antibodi pelawan flu di tubuh Anda.

3. Antibiotik
Minum antibiotik dapat memangkas tingkat sitokin, yakni utusan hormon sistem kekebalan tubuh yang dikeluarkan selama Anda sakit. Untuk itu, jangan sembarangan mengonsumsi antibiotik. Perlu diketahui, antibiotik hanya bisa memerangi bakteri, sehingga tidak diperlukan bila Anda diserang penyakit yang disebabkan oleh virus, seperti flu.

4. Makanan kaleng
Bisphenol A atau BPA, melapisi lapisan dalam kebanyakan makanan kaleng. Pada tahun 2010, peneliti dari University of Michigan School of Public Health menemukan bahwa orang dewasa dengan tingkat BPA tinggi juga memiliki kadar antibodi cytomegalovirus yang lebih tinggi, yang menunjukkan bahwa sel pada sistem kekebalan tubuhnya rusak.

5. Gula
Mengonsumsi 100 gram gula (setara dengan sebotol soda atau permen) secara signifikan menurunkan kemampuan sel darah putih untuk membunuh bakteri hingga lima jam, menurut sebuah penelitian yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition.

6. Dehidrasi
Cairan membantu menyiram racun yang dapat merusak kekebalan tubuh dan membawa nutrisi ke bagian-bagian yang mengalami infeksi. Sayangnya, banyak orang yang tidak menyadari bahwa tubuhnya sudah mengalami dehidrasi atau kekurangan cairan.

7. Sabun antibakteri
Para peneliti di Johns Hopkins Children Center menemukan bahwa anak-anak yang terkena bahan kimia antibakteri lebih rentan terhadap alergi makanan dan lingkungan.

Anak-anak dengan tingkat tinggi paparan antibakteri dalam urine mengalami kadar antibodi IgE darah yang lebih tinggi. Jumlah antibodi tinggi merupakan sinyal respons terhadap alergen. Para peneliti percaya bahwa bahan kimia antibakteri mengubah perkembangan sistem kekebalan tubuh yang sehat.

8. Polusi udara
Penelitian mutakhir menggali hubungan antara polusi udara khususnya polycyclic aromatic hydrocarbons (PAH) dan rusaknya sistem kekebalan tubuh. PAH mengalir dari pipa knalpot dan meracuni jalanan, taman bermain dan tempat parkir, yang kemudian masuk ke tubuh Anda.

[yy/health.detik.com]