10 Muharram 1444  |  Senin 08 Agustus 2022

basmalah.png

Minyak Ikan Lindungi Jantung Saat Pikiran Mulai Stres

Minyak Ikan Lindungi Jantung Saat Pikiran Mulai Stres Fiqhislam.com - Stres dan makanan yang tidak terkontrol bisa memicu berbagai penyakit termasuk penyakit jantung. Sebuah penelitian terbaru menyatakan salah satu solusi untuk menjaga jantung tetap sehat saat stres adalah konsumsi minyak ikan.

Tim peneliti dari Michigan Technological University, New York Medical College dan the Mayo Clinic menemukan konsumsi minyak ikan bisa melindungi jantung dari pengaruh pikiran yang stres. Hasil yang ditunjukkan khusus melihat dari sisi detak jantung dan aktivitas saraf simpatis, pemicu respon stres akut.

“Di zaman yang selalu menuntut kecepatan, stres menjadi masalah yang serius ditambah dengan kebiasaan makanan semakin memburuk. Studi ini membuktikan minyak ikan bisa bermanfaat untuk kesehatan jantung, khususnya saat kita berada dalam kondisi stres,” tutur Jason Carter selaku kepala peneliti dari Michigan Technological University kepada Huffington Post (21/06/2013).

Studi ini melibatkan 67 partisipan tanpa hipertensi melewati serangkaian tes tekanan darah, detak jantung, dan lainnya pada awal studi. Partisipan diminta mengonsumsi 9 gram suplemen minyak ikan atau placebo berisi minyak zaitun selama delapan minggu. Pada akhir studi tim peneliti meminta partispan mengikuti tes aritmatika. Saat tes tersebut respon stres dihitung.

Mereka menemukan partispan yang mengonsumsi suplemen minyak ikan berhasil menumpulkan reaksi aktivitas saraf simpatis, sekaligus efek stres pada detak jantung. Tetapi, minyak ikan tidak berpengaruh pada reaksi tekanan darah saat stres.

Hal ini bertentangan dengan beberapa penelitian sebelumnya yang menyatakan kandungan lemak omega-3 dalam minyak ikan bisa menurunkan tekanan darah dan pembentukan plak atherosclerotic.

Sebelumnya, tim peneliti dari University's Institute of Ageing and Chronic Disease membuktikan penambahan konsumsi suplemen minyak ikan bisa mengurangi efek buruk junk food. Kandungan omega-3 dalam minyak tersebut merangsang area otak yang mengontrol konsumsi makan, pembelajaran, dan memori. [yy/
detik.com]