25 Dzulqa'dah 1443  |  Sabtu 25 Juni 2022

basmalah.png

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Ini 11 Cara Cegah Agar Tak Tertular

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Ini 11 Cara Cegah Agar Tak Tertular

Fiqhislam.com - Kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta terus melonjak.Ditengah kasus positif Covid-19 yang melonjak, penting bagi masyarakat untuk melakukan pencegahan agar tidak tertular virus corona. Melansir Healthline pada Minggu (27/6/2021), berikut 11 cara yang bisa Anda lakukan guna melindungi diri dari paparan Covid-19.

1. Sering-seringlah mencuci tangan

Gunakan air hangat dan sabun dan gosok tangan Anda setidaknya selama 20 detik. Oleskan busa ke pergelangan tangan Anda, di antara jari-jari Anda, dan di bawah kuku Anda. Anda juga bisa menggunakan sabun antibakteri dan antivirus.

Gunakan pembersih tangan ketika Anda tidak dapat mencuci tangan dengan benar. Cuci kembali tangan Anda beberapa kali sehari,

2. Hindari menyentuh wajah Anda

SARS-CoV-2 dapat hidup di beberapa permukaan hingga 72 jam. Anda bisa mendapatkan virus di tangan Anda jika Anda menyentuh permukaan yang sering disentuh seperti gagang pintu, ponsel, dan yang lainnya.

Karenanya, hindari menyentuh bagian wajah atau kepala Anda, termasuk mulut, hidung, dan mata Anda. Hindari juga menggigit kuku. Ini dapat memberi kesempatan kepada SARS-CoV-2 untuk berpindah dari tangan Anda ke tubuh Anda.

3. Tidak melakukan kontak fisik dengan orang lain

Hindari menyentuh orang lain seperti berjabat tangan atau memeluknya. Kontak dari kulit-ke-kulit dapat menularkan SARS-CoV-2 dari satu orang ke orang lain.

4. Jangan berbagi barang pribadi

Jangan berbagi barang pribadi seperti ponsel, makeup, sisir dan sebagainya. Yang terpenting, jangan pernah berbagai peralatan makan seperti sendok, piring, atau sedotan. Ajari anak-anak untuk mengenali cangkir, sedotan, dan piring lainnya yang dapat digunakan kembali hanya untuk dirinya sendiri.

5. Tutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin

SARS-CoV-2 ditemukan dalam jumlah tinggi di hidung dan mulut. Artinya, bisa terbawa oleh tetesan udara ke orang lain saat Anda batuk, bersin, atau berbicara. Itu juga dapat mendarat di permukaan benda dan dapat bertahan selama 3 hari.

Gunakan tisu atau menutup hidung dan mulut dengan siku ketika bersin atau batuk untuk menjaga tangan Anda sebersih mungkin. Cuci tangan Anda dengan hati-hati setelah Anda bersin atau batuk.

6. Bersihkan dan disinfeksi permukaan benda

Gunakan desinfektan berbasis alkohol untuk membersihkan permukaan keras di rumah Anda seperti mainan anak, gagang pintu, ponsel, laptop, dan barang yangg sering disentuh secara teratur.

Desinfeksi juga area setelah Anda membawa bahan makanan atau jika ada paket ke rumah Anda. Gunakan cuka putih atau larutan hidrogen peroksida untuk pembersihan umum di antara permukaan desinfektan.

7. Jaga jarak fisik

Jika Anda membawa virus SARS-CoV-2, virus itu akan ditemukan dalam jumlah tinggi di ludah (sputum) Anda. Ini bisa terjadi bahkan jika Anda tidak memiliki gejala.

Jika Anda harus keluar untuk keperluan mendesak, jaga jarak 2 m dari orang lain. Anda dapat menularkan virus dengan berbicara kepada seseorang yang dekat dengan Anda.

8. Jangan berkumpul dalam kelompok

Berada dalam kelompok atau pertemuan membuat Anda lebih mungkin berhubungan dekat dengan seseorang. Ini termasuk menghindari semua tempat umum seperti tempat rekreasi, mal, dan yang lainnya.

9. Hindari makan atau minum di tempat umum

Virus dapat ditularkan melalui makanan, peralatan makan, piring, dan cangkir. Mungkin juga sementara mengudara dari orang lain di tempat tersebut.

Ini berarti mungkin yang terbaik adalah menghindari makan di restoran dan semua makanan dari prasmanan dan bar salad terbuka. Jika Anda ingin membeli makanan, lebih baik di take away dan jangan makan di tempat.

10.Cuci bahan makanan

Cuci semua produk di bawah air mengalir sebelum dimakan atau disiapkan. CDC dan FDA tidak merekomendasikan penggunaan sabun, deterjen, atau produk komersial pada hal-hal seperti buah-buahan dan sayuran. Pastikan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah menangani barang-barang ini.

11. Pakai masker

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan bahwa hampir semua orang disarankan untuk memakai masker ketika berada di luar rumah.

Jika digunakan dengan benar, masker ini dapat membantu mencegah orang yang tidak menunjukkan gejala atau tidak terdiagnosis menularkan SARS-CoV-2 ketika mereka bernapas, berbicara, bersin, atau batuk. Ini, pada gilirannya, memperlambat penularan virus. [yy/sindonews]

 

Kasus Covid-19 Terus Melonjak, Ini 11 Cara Cegah Agar Tak Tertular

Fiqhislam.com - Kasus positif Covid-19 di DKI Jakarta terus melonjak.Ditengah kasus positif Covid-19 yang melonjak, penting bagi masyarakat untuk melakukan pencegahan agar tidak tertular virus corona. Melansir Healthline pada Minggu (27/6/2021), berikut 11 cara yang bisa Anda lakukan guna melindungi diri dari paparan Covid-19.

1. Sering-seringlah mencuci tangan

Gunakan air hangat dan sabun dan gosok tangan Anda setidaknya selama 20 detik. Oleskan busa ke pergelangan tangan Anda, di antara jari-jari Anda, dan di bawah kuku Anda. Anda juga bisa menggunakan sabun antibakteri dan antivirus.

Gunakan pembersih tangan ketika Anda tidak dapat mencuci tangan dengan benar. Cuci kembali tangan Anda beberapa kali sehari,

2. Hindari menyentuh wajah Anda

SARS-CoV-2 dapat hidup di beberapa permukaan hingga 72 jam. Anda bisa mendapatkan virus di tangan Anda jika Anda menyentuh permukaan yang sering disentuh seperti gagang pintu, ponsel, dan yang lainnya.

Karenanya, hindari menyentuh bagian wajah atau kepala Anda, termasuk mulut, hidung, dan mata Anda. Hindari juga menggigit kuku. Ini dapat memberi kesempatan kepada SARS-CoV-2 untuk berpindah dari tangan Anda ke tubuh Anda.

3. Tidak melakukan kontak fisik dengan orang lain

Hindari menyentuh orang lain seperti berjabat tangan atau memeluknya. Kontak dari kulit-ke-kulit dapat menularkan SARS-CoV-2 dari satu orang ke orang lain.

4. Jangan berbagi barang pribadi

Jangan berbagi barang pribadi seperti ponsel, makeup, sisir dan sebagainya. Yang terpenting, jangan pernah berbagai peralatan makan seperti sendok, piring, atau sedotan. Ajari anak-anak untuk mengenali cangkir, sedotan, dan piring lainnya yang dapat digunakan kembali hanya untuk dirinya sendiri.

5. Tutup mulut dan hidung saat batuk dan bersin

SARS-CoV-2 ditemukan dalam jumlah tinggi di hidung dan mulut. Artinya, bisa terbawa oleh tetesan udara ke orang lain saat Anda batuk, bersin, atau berbicara. Itu juga dapat mendarat di permukaan benda dan dapat bertahan selama 3 hari.

Gunakan tisu atau menutup hidung dan mulut dengan siku ketika bersin atau batuk untuk menjaga tangan Anda sebersih mungkin. Cuci tangan Anda dengan hati-hati setelah Anda bersin atau batuk.

6. Bersihkan dan disinfeksi permukaan benda

Gunakan desinfektan berbasis alkohol untuk membersihkan permukaan keras di rumah Anda seperti mainan anak, gagang pintu, ponsel, laptop, dan barang yangg sering disentuh secara teratur.

Desinfeksi juga area setelah Anda membawa bahan makanan atau jika ada paket ke rumah Anda. Gunakan cuka putih atau larutan hidrogen peroksida untuk pembersihan umum di antara permukaan desinfektan.

7. Jaga jarak fisik

Jika Anda membawa virus SARS-CoV-2, virus itu akan ditemukan dalam jumlah tinggi di ludah (sputum) Anda. Ini bisa terjadi bahkan jika Anda tidak memiliki gejala.

Jika Anda harus keluar untuk keperluan mendesak, jaga jarak 2 m dari orang lain. Anda dapat menularkan virus dengan berbicara kepada seseorang yang dekat dengan Anda.

8. Jangan berkumpul dalam kelompok

Berada dalam kelompok atau pertemuan membuat Anda lebih mungkin berhubungan dekat dengan seseorang. Ini termasuk menghindari semua tempat umum seperti tempat rekreasi, mal, dan yang lainnya.

9. Hindari makan atau minum di tempat umum

Virus dapat ditularkan melalui makanan, peralatan makan, piring, dan cangkir. Mungkin juga sementara mengudara dari orang lain di tempat tersebut.

Ini berarti mungkin yang terbaik adalah menghindari makan di restoran dan semua makanan dari prasmanan dan bar salad terbuka. Jika Anda ingin membeli makanan, lebih baik di take away dan jangan makan di tempat.

10.Cuci bahan makanan

Cuci semua produk di bawah air mengalir sebelum dimakan atau disiapkan. CDC dan FDA tidak merekomendasikan penggunaan sabun, deterjen, atau produk komersial pada hal-hal seperti buah-buahan dan sayuran. Pastikan untuk mencuci tangan sebelum dan sesudah menangani barang-barang ini.

11. Pakai masker

Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) merekomendasikan bahwa hampir semua orang disarankan untuk memakai masker ketika berada di luar rumah.

Jika digunakan dengan benar, masker ini dapat membantu mencegah orang yang tidak menunjukkan gejala atau tidak terdiagnosis menularkan SARS-CoV-2 ketika mereka bernapas, berbicara, bersin, atau batuk. Ini, pada gilirannya, memperlambat penularan virus. [yy/sindonews]

 

Gejala Covid-19

Kenali Lagi Gejala Covid-19


Fiqhislam.com - Pandemi yang disebabkan virus Covid-19 belum juga mereda, malah kasus baru terinfeksi virus ini semakin meningkat.Adanya berbagai mutasi virus dan hadirnya beberapa varian membuat kita harus terus mewaspadai dan mencegah penularan dengan protokol kesehatan ketat, selain itu perlu anda ketahui lagi mengenai gejala-gejala umum dari Covid-19 ini.

Masing-masing orang memiliki respons yang berbeda terhadap Covid-19. Sebagian besar orang yang terpapar virus ini akan mengalami gejala ringan hingga sedang, dan akan pulih tanpa perlu dirawat di rumah sakit.Dikutip dari CDC, berikut gejala yang paling sering dijumpai pada penderita Covid-19:

1. Demam atau kedinginan
2. Batuk
3. Sesak napas atau kesulitan bernapas
4. Kelelahan
5. Nyeri otot atau tubuh
6. Sakit kepala
7. Kehilangan rasa atau bau
8. Sakit tenggorokan
9. Hidung tersumbat atau pilek
10. Mual atau muntah

Gejala serius seperti kesulitan bernapas atau sesak napas, nyeri dada atau rasa tertekan pada dada dan hilangnya kemampuan berbicara atau bergerak.Segera cari bantuan medis jika Anda mengalami gejala serius. Selalu hubungi dokter atau fasilitas kesehatan yang ingin Anda tuju sebelum mengunjunginya.

Orang dengan gejala ringan yang dinyatakan sehat harus melakukan perawatan mandiri di rumah.Rata-rata gejala akan muncul 5–6 hari setelah seseorang pertama kali terinfeksi virus ini, tetapi bisa juga 14 hari setelah terinfeksi. [yy/sindonews]