14 Rajab 1444  |  Minggu 05 Februari 2023

basmalah.png

Hindari Maag dengan Tujuh Kebiasaan Ini

Hindari Maag dengan Tujuh Kebiasaan IniFiqhislam.com - Mengalami sakit maag bisa membuat tubuh tidak nyaman. Penyakit ini terjadi karena adanya gangguan pencernaan. 

Gaya hidup sehat mulai dari makanan yang Anda makan sampai pada pakaian yang dikenakan dapat membantu meminimalkan timbulnya gejala maag. Berikut ulasan selengkapnya, seperti dilansir Boldsky, Senin (30/1/2012).
 
Makan sering boleh, asal porsi kecil
 
Makanan adalah faktor yang paling sering memicu gejala ini. Hati-hati jika Anda mengunjungi restoran berkonsep "all-you-can-eat", karena hampir selalu menjadi "resep" pembuat mulas.
 
Jika perut dalam keadaan sangat penuh bisa menyebabkan katup antara perut dan kerongkongan berhenti bekerja, sehingga mendorong asam lambung kembali ke kerongkongan.
 
Makanlah dalam porsi kecil beberapa kali sepanjang hari daripada makan dalam waktu standar (sarapan, makan siang, dan makan malam) tapi porsi besar sekaligus. Jangan pula terlambat mengonsumsi makanan. Tapi perhatikan waktu makan terakhir Anda, jangan makan tiga jam sebelum tidur. Beri waktu tubuh untuk mencerna makanan.
 
Kurangi konsumsi cake, kafein, dan gorengan
 
Cake lezat seperti strawbeery cheese cake atau triple chocolate cake mengandung banyak kandungan lemak yang dapat memperburuk gejala maag. Begitu juga dengan kafein, serta makanan pedas dan makanan-makanan yang digoreng.
 
Jangan minum alkohol
 
Alkohol adalah ide yang buruk bagi kebanyakan orang yang memiliki maag, terutama jika Anda minum terlalu banyak, atau secara teratur mengonsumsinya.
 
Kurangi berat badan
 
Kelebihan berat badan dapat berkontribusi pada terjadinya nyeri di ulu hati, mulas yang berkaitan dengan rasa ketika maag. Kelebihan lemak perut dapat menempatkan tekanan pada perut, serta menyebabkan perubahan kimia atau hormon yang membuat tubuh lebih rentan terhadap zat asam pada perut.
 
Jangan memakai celana terlalu ketat
 
Pakaian yang sempit di bagian tengah tubuh dapat mendorong terhadap perut dan asam memaksa ke dalam kerongkongan.
 
Atur posisi tidur
 
Selain hindari makan menjelang waktu tidur, posisi tidur pun dapat memengaruhi kenyamanan Anda tidur tanpa harus merasakan asam lambung. Gunakan bantal yang nyaman saat tidur. Sehingga Anda bisa mengangkat kepala enam sampai delapan inci selama tidur tidur.
 
Berhenti merokok
 
Semua orang tahu bahwa merokok merusak jantung dan paru-paru. Tapi bagaimana hubungannya dengan sistem pencernaan Anda? Ya, rokok pun memberi efek tak baik. Nikotin pada rokok dapat memperburuk gejala asam pada lambung.

Gustia Martha Putri - Okezone