8 Jumadil-Awwal 1444  |  Jumat 02 Desember 2022

basmalah.png

Tubuh Akan Protes Dengan Cara Ini saat Seseorang Mengalami Stres Berat

Tubuh Akan Protes Dengan Cara Ini saat Seseorang Mengalami Stres Berat

Fiqhislam.com - Tubuh Akan Protes Dengan Cara Ini saat Seseorang Mengalami Stres Berat - Tekanan psikis yang terlalu berat akan membuat seseorang menjadi stres. Stres yang sudah terlalu berat akan menimbulkan reaksi pada tubuh. Apalagi jika stres tersebut tidak bisa dilepaskan atau dikelola dengan baik maka fisik atau tubuh juga akan melakukan protes. Protesnya tubuh akibat stres ini dapat dikenali dengan beberapa tanda sebagai berikut:

Haid yang tidak teratur
Munculnya haid atau menstruasi yang tidak sesuai siklus merupakan tanda bahwa seseorang wanita sedang stres. Normalnya siklus haid adalah setiap 26-28 hari sekali. Jadi apabila berubah lebih lama atau lebih cepat maka anda harus waspada, sebab stres juga dapat mempengaruhi sistem reproduksi.
 
Sulit hamil
Dampak dari ketidak teraturan siklus haid adalah dapat membuat wanita menjadi susah untuk hamil. Stres juga dapat mempengaruhi kondisi sel telur sehingga akan membuat kesuburan wanita menjadi terganggu.
 
Timbulnya jerawat
Perubahan hormonal juga merupakan salah satu bentuk protes dari tubuh saat mengalami stres. Akibatnya akan membuat kelenjar minyak pada kulit menjadi lebih aktfi dalam berproduksi dan akan memicu timbulnya jerawat. Hal ini akan semakin parah jika permukaan kulit ini tidak dibersihkan dengan rutin.
 
Dada terasa nyesak dan nyeri
TImbulnya rasa sakit atau sesak di dada juga merupakan salah satu gejala stres dan itu tidak bisa diabaikan begitu saja. Apalagi jika kondisi itu sebelumnya tidak pernah dialami.
 
Naiknya tekanan darah
Efek lainnya dari stres yang berlebihan adalah naiknya tekanan darah menjadi tidak teratur. Selin itu juga stres berat akan membuat orang menjadi sesak napas, insomnia, sulit tidur, pusing dan migrain yang berkepanjangan.
 
Jadi jika anda melihat adanya beberapa tanda-tanda tersebut maka mulailah untuk bersikap rileks agar stres menjadi berkurang dan tidak berlanjut ke fase depresi. [yy/viva]