5 Jumadil-Awwal 1444  |  Selasa 29 Nopember 2022

basmalah.png

Berat Badan Naik Saat Umur Sebulan, Tanda Bayi Bakal Jadi Pintar

Berat Badan Naik Saat Umur Sebulan, Tanda Bayi Bakal Jadi PintarFiqhislam.com - Pada bayi, apa yang terjadi pada tahun-tahun pertama setelah kelahiran akan menentukan kemampuannya saat dewasa. Penelitian menemukan pertambahan berat badan saat sebulan pertama bisa menandakan bahwa bayi akan tumbuh cerdas.

Sebuah penelitian dari University of Adelaide, Australia yang dimuat jurnal Pediatrics menemukan bahwa kenaikan berat badan dan pertambahan ukuran kepala pada bulan pertama kehidupan berkaitan dengan skor IQ (intelligence quotient) yang lebih tinggi nanti.

Para peneliti mengkaji data dari 13.800 kelahiran lebih. Berdasarkan catatan-catatan medis, peneliti menghitung bahwa bayi yang berat badannya bertambah 40 persen dari berat lahirnya dalam waktu 4 minggu pertama menghasilkan skor IQ hingga 1,5 poin lebih tinggi saat berusia 6 tahun.

Angka ini dibandingkan dengan bayi yang hanya bertambah berat badannya sebanyak 15 persen dari berat lahirnya dalam periode waktu yang sama. Yang lebih penting dibanding berat badan, peneliti menemukan bahwa bayi yang paling banyak bertambah lingkar kepalanya memiliki IQ yang lebih tinggi.

"Lingkar kepala merupakan indikator volume otak, sehingga peningkatan besar pada lingkar kepala bayi baru lahir menunjukkan pertumbuhan otak yang lebih cepat," kata peneliti, Dr Lisa Smithers dari University School of Population Health seperti dilansir Counsel and Heal, Selasa (18/6/2013).

Menurut Smithers, anak-anak yang paling banyak bertambah berat badannya pada akhirnya mendapat skor yang tinggi pada tes verbal saat usia 6 tahun. Nampaknya hal ini terjadi karena struktur saraf untuk kemampuan verbal berkembang lebih awal. Artinya, kenaikan berat badan yang cepat usai kelahiran bisa memiliki manfaat langsung bagi kognitif anak.

Namun penelitian lain dari University of Sydney melaporkan bahwa terlalu banyak kenaikan berat badan ketika bayi bisa meningkatkan risiko penyakit jantung, obesitas dan tekanan darah tinggi di kemudian hari. Bedanya, penelitian ini difokuskan pada pertambahan berat badan dalam 18 bulan pertama.

Oleh karena itu, peneliti menekankan pentingnya gizi yang baik bagi bayi, terutama pada bulan-bulan pertama. Pemberian makan lewat ASI amat penting bagi bayi baru lahir. Jika bayi mengalami kesulitan dengan pemberian makan, sebaiknya segera dilakukan pemeriksaan dan perawatan. [yy/health.
detik.com]