pustaka.png
basmalah.png


3 Dzulqa'dah 1442  |  Minggu 13 Juni 2021

Ini Sebabnya Bayi Manusia Butuh ASI dalam 6 Bulan Awal Hidupnya

Ini Sebabnya Bayi Manusia Butuh ASI dalam 6 Bulan Awal HidupnyaFiqhislam.com - Sudah menjadi hal yang umum jika dalam tahap awal hidupnya bayi memerlukan air susu ibu (ASI) yang cukup, terutama hingga usianya mencapai 6 bulan. Namun apa sebenarnya yang membuat konsumsi ASI sangat penting bagi hidup bayi?

"Sama seperti mamalia lain, seperti gajah, zebra, dan paus, secara kodratnya wanita memang dilahirkan untuk menyusui dan bayi untuk menyusu," ujar Mia Sutanto, SH, LLM, konselor sekaligus Ketua Umum Asosiasi Ibu Menyusui Indonesia (AIMI).

Hal tersebut ia sampaikan dalam acara konferensi pers yang diselenggarakan di Penang Bistro, Grand Indonesia West Mall, Jl MH Thamrin, Jakarta, Jumat (18/10/2013).

Dilanjutkan oleh Mia, ibu siapapun, baik ibu hewan seperti paus dan onta, maupun ibu manusia, memiliki komposisi ASI spesifik untuk bayinya, yang disebut sebagai spesies spesifik.

"Misalnya ASI milik paus, kandungan lemaknya banyak karena habitat mereka ada di tempat dingin. Nah sebaliknya pada unta, mereka punya ASI yang kandungan lemaknya rendah," tutur Mia.

Oleh sebab itu, Mia sangat menganjurkan kita sebagai manusia mendapatkan ASI secara eksklusif selama 6 bulan awal. Sebab ASI memiliki kandungan lengkap akan karbohidrat, protein, lemak, dan nutrisi lainnya. Sebab menurutnya ASI merupakan sesuatu yang telah diatur dengan sangat baik oleh Tuhan untuk memenuhi kebutuhan gizi anak. [yy/health.detik.com]