fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


1 Ramadhan 1442  |  Selasa 13 April 2021

Waspada Tumor Ginjal Sejak Dini

Waspada Tumor Ginjal Sejak DiniFiqhislam.com - Tumor wilm’s atau di sebut juga nephroblastoma adalah tumor ganas pada ginjal yang banyak menyerang anak berusia kurang dari 10 tahun dan paling sering dijumpai pada umur 3,5 tahun. Tumor ini merupakan tumor urogenitalia yang paling banyak menyerang anak-anak.

Tumor wilm’s biasanya terlihat sejak dalam perkembangan embrio dan akan tumbuh dengan cepat setelah lahir. Pertumbuhan tumor akan mengenai ginjal atau pembuluh vena renal dan menyebar ke organ lain. Tumor ini bisa tumbuh cukup besar, tetapi biasanya tetap berada dalam kapsulnya.  Selain itu, Tumor bisa menyebar ke bagian tubuh lainnya.

Hasil penelitian Boston Children’s Hospital, insidensi Tumor wilm’s adalah 0,8 kasus per 100.000 orang. Terdapat 500 kasus baru tiap tahun di Amerika serikat, dan sebanyak 6 persen diantaranya melibatkan kedua ginjal. Risiko acak untuk terkena Wilms Tumor adalah 1 diantara 10.000 kelahiran.

Riset terbaru dari Boston Children Hospital itu juga menunjukkan, adanya keterkaitan antara Tumor wilm’s dengan gen yang disebut gen Lin28. Percobaan yang dilakukan pada tikus menunjukkan, Tumor wilm’s berkembang lebih cepat ketika Lin 28 diinjeksikan. Sebaliknya, ketika Lin28 dibuang, Tumor wilm’s perlahan-lahan hilang dan memudar.

Penelitian yang dipimpin George Q. Daley, MD, PhD ini memberikan harapan baru bagi penyembuhan penyakit Tumor wilm’s, dengan cara melakukan pencegahan pergerakan gen Lin28 atau dengan menon-aktifkan secara sekaligus dengan memberikan dampak minimal bagi tubuh.

Ketika Tumor wilm’s diteliti melalui mikroskop, bentuknya terlihat menyerupai ginjal yang belum matang. Melalui pengamatan terus menerus ini, banyak dokter yang menyimpulkan bahwa Tumor wilm’s tumbuh seiring dengan pertumbuhan ginjal, terbentuk sempurna ketika lahir, dan terus berkembang pada  tahap pertumbuhan menuju balita.

Gen Lin28 dipercaya merupakan bagian dari perkembangan organ dan jaringan yang aktif dalam masa tumbuh perkembangan ginjal. Untuk melihat apakah Lin 28 mungkin menjadi faktor dalam perkembangan Tumor wilm’s, George Daley dan tim berkolaborasi mengukur reaksi dari gen tersebut, dengan sampel 105 penderita Tumor wilm’s.  Hasilnya, hampir satu dari tiga sampel menunjukkan, aktivitas Lin28 yang tinggi.  

“Kami menemukan asosiasi khusus antara Lin28 dan Tumor wilm’s yang sewaktu-waktu berisiko tinggi untuk meledak dan hancur,” ungkap Daley yang juga merupakan Direktur Program Transplantasi Stem Cell di Boston Children’s Hospital ini. “Tumor ini seringkali menolak terapi yang dilakukan, namun tetap tak dapat diidentifikasi sebelum adanya tindakan,” ujar Daley menambahkan.

Achia Urbach, PhD, salah satu peneliti dalam riset tersebut, menunjukkan fakta bahwa ketika Lin28 aktif terlalu lama, maka gen ini akan menahan perkembangan ginjal. “Temuan ini menjelaskan kemiripan Tumor wilm’s dengan cikal bakal tumbuhnya jaringan dalam ginjal,” kata Urbach yang pernah menjadi peneliti di Boston Children’s Hospital dan kini bekerja di Universitas Israel.

Tim yang dipimpin Daley sampai pada kesimpulan bahwa bentuk asal dari kanker ginjal mempunyai implikasi dalam memacu regenerasi dan pertumbuhan ginjal. Unit fungsional dari ginjal yang disebut nephron, terbentuk secara khusus seiring dengan perkembangan ginjal dan bila terdampak penyakit ginjal, maka tidak akan mampu melakukan regenerasi ketika dewasa.

“Gagal ginjal yang akhirnya mengharuskan penderitanya untuk melakukan transplantasi ginjal, merupakan salah satu beban dan tantangan dari dunia kesehatan sampai saat ini,” kata Daley.

Hasil riset yang dipublikasikan  online dalam journal  Genes & Development minggu lalu , ini juga menunjukkan, dari percobaan yang dilakukan pada tikus, terbukti bahwa dengan mengendalikan getaran dari reaksi Lin28 dapat meningkatkan jumlah nephorns dan efektif mencegah meluasnya pengaruh Lin28 dalam ginjal. “Kerusakan pada ginjal orang dewasa lebih mengerikan, yang jika meluas dapat menyebabkan gagal ginjal,” kata Daley.

“Studi terbaru yang dilakukan terus menerus terhadap gen Lin28 diharapkan akan memberi tahu kita pelajaran penting mengenai perkembangan ginjal dan pada akhirnya dapat mengarah pada pengobatan yang tepat untuk penyakit Ginjal,” ujar Daley. [yy/tempo.co]