8 Rabiul-Awwal 1444  |  Selasa 04 Oktober 2022

basmalah.png

Orang Tua Bisa Melatih Balita Bicara dengan Ini

Orang Tua Bisa Melatih Balita Bicara dengan IniFiqhislam.com - Orang tua sangat menantikan kata-kata pertama yang keluar dari bayi mereka yang mulai beranjak balita. Bukan sekadar proses alami, Anda pun harus merangsang kemampuan mereka berbicara.

Para orang tua harus memberikan stimulasi untuk melatih kemampuan berbicara mereka. Anda beberapa cara yang bisa para orang tua lakukan agar si buah hati dapat lekas berbicara, seperti mengutip boldsky:

Sering ajak bicara

Banyaklah berbicara dengan anak Anda

Jika Anda ingin bayi Anda berbicara maka Anda harus melakukan yang sama dengan mereka. Jangan bosan untuk terus berbicara dengan mereka, meski mereka belum paham dengan apa yang Anda katakan. Tapi ini akan merangsang pemahaman mereka.

Bayi belum bisa bicara bukan berarti tidak perlu diajak bicara, justru dengan Anda lebih banyak berkomunikasi, ia akan belajar mengenal dan memahami setiap gerakan dan suara yang Anda keluarkan. Pastikan juga ketika berbicara perkayalah raut wajah Anda, sehingga ia juga terstimulasi dengan ekspresi yang Anda berikan.

Perkenalkan kata demi kata dengan perlahan-lahan tidak perlu terburu-buru.

Jangan bahasa bayi

Tidak perlu bahasa bayi

Mentang-mentang bayi Anda pun berbicara dengan bahasa bayi, itu tidak perlu dan hanya akan membingungkan atau bahkan terbawa hingga ia besar.

Bahkan Anda harus mulai memperkenalkan bahasa yang secara umum digunakan, bukan bahasa bayi. Hilangkan penggunaan kata-kata atau suara bahasa yang tidak sebenarnya. Seperti susu maka Anda harus berbicara susu bukan cu-cu atau sayang bukan cayang.

Bayi Anda maka akan belajar mengenal kata-kata dengan benar dan tepat terdengarnya.

Jadilah pendengar yang baik

Dengarkan mereka dengan baik

Anda pun harus belajar mendengarkan mereka dengan baik dan sabar. Menjadi pendengar yang baik maka mereka akan terstimulus mengungkapkan banyak hal dan ekspresi dari mereka.

Dengan mendengarkan dan melihatnya maka Anda akan melatihnya mengatakan dalam bentuk kata. Misalnya ketika dia menunjuk mulutnya Anda mungkin bisa menerkanya apakah ia akan minum, lakukan katakan 'minum?' atau mungkin ia ingin 'susu?', atau ketika ia memegang bagian anggota tubuhnya, Anda pun bisa mengajarkan memperkenalkan nama anggota tubuh seperti ketika dia menunjuk hidung Anda mulai bisa melatih mengatakan 'hidung' dan sebagainya.

Batasi televisi

Lakukan komunikasi dua arah, maka itu adalah dari Anda dan bayi Anda atau dengan orang dewasa lainnya, jangan biarkan televisi mengambil alih peran Anda karena televisi hanya akan memberikan komunikasi satu arah.

Anak Anda tidak akan banyak belajar jika hanya menonton televisi, bila perlu dampingi ketika mereka menonton televisi sehingga Anda juga bisa mengajarkan kata-kata apa yang muncul.

Perkaya ekspresi

Perkayalah ekspresi

Jangan berwajah datar ketika berbicara dengan anak Anda, ia pun perlu mendapatkan stimulasi dari mimik wajah, gerakan tangan , senyuman dan juga nada bicara Anda.

Ini juga akan membuat kegiatan belajar bicara lebih menyenangkan karena Anda juga menghibur anak Anda.

yy/inilah.com