17 Jumadil-Akhir 1443  |  Kamis 20 Januari 2022

basmalah.png
BALITA

ASI Belum Cukup Lindungi Bayi dari Penyakit

ASI Belum Cukup Lindungi Bayi dari PenyakitFiqhislam.com - Salah satu upaya untuk menjaga tumbuh kembang bayi bisa optimal yakni pemberian Air Susu Ibu (ASI). Tetapi cukupkah melindungi bayi dari serangan penyakit hanya dengan ASI? 

Sekretaris Satgas Imunisasi PP-IDAI dan Ahli Tumbuh Kembang Anak dari FKUI-RSCM, Dr Soedjatmiko, Spa (K), Msi mengatakan, ASI memang bisa mengurangi risiko angka kematian anak. Namun ternyata, upaya yang dikenal dengan promotif dan preventif tersebut, ternyata tidak cukup mencegah serangan penyakit secara total.
 
"Upaya promotif preventif masih bersifat umum, tidak spesifik. Jadi, memberikan makanan pendamping ASI yang cukup, perbaikan gizi dan suplemen memang akan mengurangi risiko, tetapi tidak mencegah secara total," kata Dr. Soedjatmiko pada School of Vaccine Journalist di Gedung Dewan Pers Lantai 6, Jl. Kebon Sirih No : 32 - 34  Jakarta Pusat, Selasa (19/8/2014).
 
Dr Soedjatmiko berpendapat bila semua orang sebenarnya mengetahui tentang kebersihan perorangan, cuci tangan dan mandi dengan air bersih. Tetapi kenyataannya, ASI dan makanan pendamping ASI, serta kebersihan perorangan belum mampu melindungi serangan penyakit, sehingga imunisasi penting dilakukan.
 
Buktinya, Dr Soedjatmiko mengatakan bahwa di negara-negara maju yang bersih dengan gizi bagus tetap melakukan imunisasi. Hal ini ternyata dikarenakan di negara-negara maju tersebut tetap terjadi wabah bila tidak dilakukan diimunisasi atau imunisasinya tidak lengkap.
 
"Di beberapa negara seperti Jerman, Amerika bagian timur, dan California yang kelihatannya bersih tetap ada wabah karena imunisasinya kendor. Jadi, imunisasi itu penting karena merangsang kekebalan tubuh secara spesifik, ini yang paling penting," tutupnya. [yy/okezone.com]