30 Rabiul-Akhir 1443  |  Minggu 05 Desember 2021

basmalah.png

Cegah Lima Masalah Kulit pada Bayi

http://1.bp.blogspot.com/_0civUqJaniM/Slb2LvuKxnI/AAAAAAAACIo/e_F0b2F1K24/s320/pakaibayi-702749.jpg

BAYI Anda adalah harta yang tidak ternilai harganya. Sebagai ibu, pastikan Anda melindungi keselamatan sang buah hati dengan memilih produk perawatan kulit terbaik baginya. Produk perawatan kulit yang baik mampu menutrisi kulit bayi dan mengurangi bercak kemerahan dan iritasi, yang rentan menyerang bayi di beberapa bulan pertama kelahirannya. Selain itu, sejumlah tindakan pencegahan tertentu juga bisa dilakukan untuk mengatasi masalah kulit pada bayi.

Nah, berikut ini adalah sejumlah hal yang patut Anda perhatikan demi memastikan kesehatan kulit buah hati Anda:


1. Teliti kandungan produk

Baca dengan teliti label produk perawatan kulit bayi apa pun, mulai dari losion, sabun, shampo, cologne, dan lain sebagainya. Hindari produk yang mengandung dioxane, sodium laureth sulfate, dan paraben.

Zat-zat kimia tersebut berbahaya dan dapat menimbulkan efek samping yang merugikan bayi Anda.


2. Pilih produk organik

Beli produk perawatan kulit organik, karena sebagian besar produk organik lebih aman digunakan pada bayi. Telitilah dalam memilih produk organik, terutama jika produk tersebut dikeluarkan oleh perusahaan organik yang baru.

Usahakan untuk membeli produk perawatan kulit dari produsen organik terkenal, yang telah memiliki reputasi baik karena menggunakan hanya bahan-bahan organik dalam produk mereka.


3. Hindari bercak merah

Kulit di area sekitar lipatan paha dan pantat bayi sering kemerahan akibat popok yang dikenakannya. Kebanyakan bercak merah tersebut timbul karena iritasi kulit akibat pemasangan popok yang terlampau ketat, popok basah yang terlalu lama dikenakan, atau penggunaan sabun, popok, serta tisu basah yang tidak sesuai bagi kulit bayi.

Hindari masalah kulit kemerahan tersebut dengan cara membiarkan daerah lipatan paha dan pantat bayi terbuka selama mungkin, mengganti popok basah bayi sesering mungkin, membasuh area tersebut dengan kain hangat, serta mengoleskan krim zinc oxide.


4. Jerawat dan bintik putih

Bukan hanya orang dewasa, bayi pun memiliki masalah jerawat yang bermula ketika dia masih berada di dalam rahim, dan dihadapkan dengan hormon ibunya.

Hormon ibu tersebut meningkatkan produksi minyak, dan menyumbat kelenjar minyak bayi. Akibatnya, muncul jerawat di hidung dan pipi bayi, yang biasanya hilang dengan sendirinya dalam beberapa minggu. Jadi, tidak perlu mengobati jerawat bayi dengan mengoleskan losion apa pun.


5. Penyakit kulit atau eksim

Eksim merupakan ruam yang gatal dan merah, yang muncul sebagai respon atas suatu pemicu. Masalah ini sering menimpa anak yang memiliki riwayat keluarga pengidap asma, alergi, atau dermatitis atopik.

Eksim dapat muncul pada wajah bayi sebagai ruam penangis. Seiring waktu, ruam tersebut menjadi tebal, kering, dan bersisik. Anda juga dapat menemukan eksim di daerah siku, dada, lengan, atau belakang lutut. Untuk mengobatinya, kenali pemicunya dan hindari. Gunakan sabun formula lembut dan aplikasikan pelembap secukupnya pada area kulit bayi.

MediaIndonesia.com - Yulia Permatasari