5 Jumadil-Awwal 1444  |  Selasa 29 Nopember 2022

basmalah.png

Bijak, Pilih Antibiotik Aman untuk Si Kecil

http://1.bp.blogspot.com/_bRYUDNZ4Cbc/SgB6DBLOewI/AAAAAAAAAKo/YjUPj6ig8zA/s320/cough_21931t.jpgPendapat yang mengatakan antibiotik tidak aman bagi anak-anak adalah tidak benar. Jika antibiotik digunakan secara terukur, sesuai dosis, dan tepat indikasinya, maka efeknya akan aman di tubuh anak-anak.

Dokter spesialis anak RS.Fatmawati, dr, Erwin P Soenggoro, SP.A mengatakan, anak dewasa jelas memiliki dosis yang berbeda dalam mengonsumsi antibiotik. Hal ini, yang harus diperhatikan.

"Karena, jika ukuran penggunaannya tidak tepat, dosisnyapun tidak tepat, kuman-kuman dapat menjadi resisten," kata Erwin.

Erwin menjelaskan biasanya pemberian antibiotik pada bayi dengan mengukur berat badan dan luas tubuh (diukur dari berat dan tinggi badan).

Sebenarnya penggunaan antibiotik pada anak-anak dan orang dewasa tidak ada bedanya. Selama pemberian pada anak sesuai dosis, tidak akan menjadi masalah.

Yang harus diingat, pemberian antibiotik pada anak harus di bawah pengawasan dokter. Ini untuk melihat apakah si kecil memiliki gejala alergi pada antibiotik, atau kemungkinan keluhan lain. Jika ada alergi, penggunaan antibiotik harus dihentikan.

“Saya sering menganjurkan pada pasien yang anaknya panas, untuk memberinya obat penurun panas dahulu. Selain itu, suhu tubuhnya harus diukur dengan benar menggunakan termometer, sering mereka hanya menggunakan tangannya untuk merasakan suhu anak,” ungkap dr. Erwin.

Pemberian yang sesuai dosis tidak akan mendatangkan masalah. Beda dengan pemberian yang tidak sesuai, akibatnya kuman menjadi kebal antibiotik, sehingga si kecil harus diberi obat yang lebih keras lagi.

"Jika kuman semakin kebal antibiotik, lama-kelamaan kita tidak memiliki obat lagi untuk mengatasi penyakit,” pungkas dr. Erwin.

Dahlia Krisnamurti | Inilah.com