22 Rabiul-Awal 1443  |  Kamis 28 Oktober 2021

basmalah.png

Manfaat Tusuk Jarum pada Anak-anak

Manfaat Tusuk Jarum pada Anak-anakJangankan mau diterapi dengan tusuk jarum, melihat jarum suntik saja biasanya anak-anak sudah takut. Namun jika anak-anak bisa mengatasi rasa takutnya, anak-anak bisa mendapatkan banyak manfaat dari terapi tusuk jarum alias akupunktur.

Pada orang dewasa, terapi akupunktur sudah banyak dibuktikan khaisatnya secara ilmiah. Salah satu manfaat yang sudah dibuktikan antara lain meredakan rasa nyeri, seperti yang terungkap dalam penelitian para ahli di University of Rochester, New York.

Namun untuk melakukannya pada anak, sebagian besar orangtua pasti merasa tidak tega jika buah hatinya harus ditusuk-tusuk. Belum lagi jika anaknya punya fobia terhadap jarum, maka segala hal yang berhubungan dengan tusuk menusuk akan terdengar sangat menyeramkan.

"Meski kebanyakan anak takut jarum, kebanyakan dari mereka akan terkejut ketika merasakan sendiri bahwa akupunktur sama sekali tidak sakit," ungkap Kathi Kemper, MD dari American Academy of Pediatrics seperti dikutip dari MSN Health.

Menurut Dr Kemper, jarum akupunktur sangat kecil sehingga tidak terasa ketika ditusukkan pada titik yang benar oleh terapis yang cukup terlatih. Jarum tersebut juga tidak menyebabkan kerusakan pada kulit maupun jaringan di bawahnya, karena ukuran dan teknik penusukannya sudah diperhitungkan.

Bicara soal manfaatnya pada anak-anak, penelitian terbaru di New York Eye and Ear Infirmary menunjukkan bahwa akupunktur bisa mengatasi amblyiopia atau sering disebut sindrom mata malas. Sindrom ini membuat kemampuan melihat antara mata kanan dan kiri tidak seimbang.

Penelitian lain juga membuktikan, akupunktur bisa meredakan Gangguan Pemusatan Perhatian dan Hiperaktivitas (GPPH) pada anak-anak. Sementara pada bayi, terapi ini juga terbukti cukup efektif meredakan tangis bayi pada serangan kolik (nyeri hebat).

Pada anak usia remaja, sebuah penelitan yang dilakukan Yuan-Chi Lin, MD di Children's Hospital, Boston juga membuktikan bahwa akupunktur bisa meredakan nyeri. Dari sekitar 243 anak yagn tadinya mengalami nyeri dengan intensitas 7 (skala 1-10), setelah diterapi tusuk jarum intensitas nyerinya turun menjadi 3.

Uyung Pramudiarja - detikHealth