pustaka.png.orig
basmalah.png.orig


4 Dzulqa'dah 1442  |  Senin 14 Juni 2021

Berenang Pengaruhi Fisik dan Mental Bayi

Berenang Pengaruhi Fisik dan Mental BayiIngin mempererat ikatan antara orang tua dengan bayi? Ajaklah si kecil berenang bersama. Aktivitas berenang dengan bayi Anda bisa menjadi pengalaman seru yang takkan terlupakan.

Berenang bersama dapat menjalin ikatan yang lebih kuat, dikarenakan adanya rasa kecemasan terkait keselamatan anak Anda. Ketika berenang bersama, Anda memiliki waktu khusus untuk memberikan perhatian lebih bagi bayi Anda. Namun sayangnya, 40 persen orang tua mengakui bahwa hal tersebut adalah sesuatu yang tidak pernah mereka pertimbangkan sebelumnya.

Selain bagus untuk perkembangan fisik dan mental, berenang juga terbukti mampu mengajarkan ketrampilan hidup sedari dini. Gerakan-gerakan berenang bisa memperbaiki nafsu makan dan tidur yang lebih baik, selain itu memiliki manfaat neurologis penting.

Mayoritas orang tua yang disurvei oleh Water Babies, percaya bahwa seorang anak harus belajar berenang dari usia tiga tahun, tetapi sebenarnya mereka bisa belajar lebih dini. Tahun pertama kehidupan adalah saat ketika otak tumbuh secara cepat. Setiap tindakan dapat merangsang pertumbuhan, memperkuat serabut saraf dan membuatnya berfungsi lebih efisien.

"Pelajaran keselamatan dasar dan kepercayaan diri di dalam air bagi anak, mampu menyelamatkan nyawa. Hebatnya, pelatihan yang progresif memberikan pelajaran ketrampilan bagi bayi untuk bertahan hidup seperti memutar punggung mereka, berenang ke benda padat terdekat," ujar Paul Thompson, pendiri Water Babies mengatakan, dikutip Female First.

Berenang membuat otot-otot bayi bergerak bebas tanpa gravitasi. Karena itulah, berenang menjadi olahraga paling tepat untuk para bayi.

Namun sayangnya, masih sedikit orang tua yang berani mengambil risiko mengajarkan bayi mereka berenang sedari dini. Bahkan satu dari empat responden mengatakan tidak mampu terlibat karena kondisi tubuh dan menyatakan tidak bisa berenang. Padahal, berenang bersama dapat menciptakan ikatan lebih kuat antara orang tua dan bayi. Serta, cara efektif untuk menstimulus ketrampilan mereka dalam menjalani hidupnya kelak.

Anda Nurlaila, Febry Abbdinnah
vivanews.com