10 Muharram 1444  |  Senin 08 Agustus 2022

basmalah.png

Bayi Sebelum Usia 4 Bulan Diberi Makan Berisiko Obesitas

Bayi Sebelum Usia 4 Bulan Diberi Makan Berisiko Obesitas Fiqhislam.com - Sebagian ibu mungkin bangga bila bayinya sudah bisa makan makanan padat meskipun usianya belum menginjak empat bulan.

Padahal, bayi yang sudah makan makanan padat di usia dini akan cenderung mengalami kegendutan atau obesitas ketimbang mereka yang mengenal makanan itu diusia enam bulan.

Peneliti di Amerika Serikat mengatakan orang tua harus menunggu bayi berusia empat hingga enam bulan untuk memberinya makanan.

"Mengikuti pedoman tersebut dapat mengurangi risiko obesitas pada masa kanak-kanak," penulis utama penelitian yang bertugas di Children's Hospital Boston, Susanna Huh.

Huh dan koleganya mengamati 850 bayi dan ibu selama 3 tahun. Ketika bayi berusia enam bulan, peneliti menanyakan pemberian ASI dan makanan padat kepada sang ibu. Ketika anak-anak berusia tiga tahun, peneliti mengukur tinggi dan berat badan untuk menemukan potensi obesitas.

Bayi yang diberi ASI minimal empat bulan hanya memiliki potensi satu dari 14 kemungkinan mengalami obesitas di usia prasekolah. Namun, potensi obesitas meningkat pada bayi yang telah diberi susu formula sejak dini atau berhenti menyusui sebelum usianya mencapai empat bulan.

Bila orang tua menunggu untuk memberikan makanan padat ketika bayi berusia lima bulan, maka peluang anak-anak mengalami obesitas adalah satu berbanding 20.

Jadi lebih baik menunggu bayi di usia lebih dari empat bulan untuk memperkenalkan makanan pendamping ASI kan. Setidaknya ia terbebas dari risiko penyakit obesitas ketika ia besar nanti.

mediaindonesia.com