fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


29 Ramadhan 1442  |  Selasa 11 Mei 2021

Kebingungan Bayi pada Puting Hambat Beri ASI Dini

Fiqhislam.com - Meski kampanye agar ibu menerapkan pemberian ASI secara dini kepada bayi mereka yang baru saja lahir terus digalakkan, namun studi baru justru menemukan hanya sepertiga dari 85% ibu melahirkan yang berhasil dalam melakukannya.

Kebingungan Bayi pada Puting Hambat Beri ASI DiniPusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit seperti dilansir dari dailymail menemukan ada berbagai alasan mengapa para ibu menghentikan kegiatan pemberian ASI secara dini itu.

Studi yang melibatkan 1.500 ibu hamil dan mengumpulkan bagaimana rencana mereka memberi ASI dini dan kemudian ditindaklanjuti setiap bulan untuk tahun berikutnya, justru akhirnya menunjukkan 15% bayi yang dilahirkan harus mengkonsumsi susu formula, bahkan sebelum mereka meninggalkan rumah sakit.

Beberapa alasan ditemukan mengapa para ibu gagal atau akhirnya menyerah memberikan ASI secara dini, seperti bayi baru lahir mengalami 'kebingungan puting', karena mereka lebih akrab dengan dot botol daripada payudara ibunya.

Faktor lain yang menyebabkan perempuan menyerah menyusui lebih awal dari yang dimaksudkan, adalah jika ibu adalah obesitas, atau perokok. Wanita yang berencana menyusui secara eksklusif lebih lama juga cenderung menyerah lebih cepat.

CDC Cria Perrine, co-penulis studi kepada Good Morning America ini juga meyakini kurangnya dukungan dari rumah sakit.

Dia mengatakan, "Sementara sebagian besar wanita mengatakan mereka berharap menyusui secara eksklusif selama sedikitnya tiga bulan, sangat sedikit benar-benar berhasil dalam tujuan mereka. Jelas ada putuskan besar antara niat para wanita dan bagaimana mereka mampu menindaklanjuti."

Penelitian ini juga menemukan bahwa wanita mulai menyusui dalam satu jam setelah kelahiran lebih mungkin untuk terus melakukannya dalam periode waktu yang mereka rencanakan.

"Jelas ada keputusan besar antara niat para wanita dan bagaimana mereka mampu menindaklanjuti. Ibu yang sudah punya anak lain juga lebih mungkin untuk berhasil dalam tujuan menyusui mereka, seperti juga mereka yang bayinya tidak diberi makanan formula di rumah sakit."

Studi dilakukan berdasarkan inisiatif kampanye yang ingin melarang rumah sakit dari memberikan susu formula gratis untuk ibu baru.

Puluhan organisasi perlindungan konsumen dan kesehatan mengirim surat ke lebih dari 2.600 rumah sakit di seluruh Amerika pada April, meminta rumah sakit segera menghentikan mendistribusikan sampel gratis susu formula.

Pemberian susu formula kepada orang tua baru menghambat beberapa ibu baru menyusui secara dini itu.

inilah.com