10 Muharram 1444  |  Senin 08 Agustus 2022

basmalah.png

Makanan Pendamping ASI Pertama

Fiqhislam.com - Usia 6 bulan pada bayi adalah waktu yang menyenangkan bagi para orang tua. Karena pada usia ini bayi akan diperkenalkan dengan Makanan Pendamping Air Susu Ibu (MPASI) pertama kali.

Makanan Pendamping ASI PertamaHal ini sesuai dengan hasil penelitian yang dilakukan oleh WHO. Suatu langkah awal yang penting bagi bayi untuk kesehatannya. Kebutuhan yang diperlukan bayi untuk pertumbuhan dan perkembangannya sudah tidak cukup jika dipenuhi hanya dengan ASI atau susu formula saja.

Maka diperlukan asupan gizi dari bahan lain sebagai makanan pendamping ASI. Ketidaktahuan tentang cara pemberian makanan bayi dan anak, dan adanya kebiasaan yang merugikan kesehatan, secara langsung dan tidak langsung menjadi penyebab utama terjadinya masalah kurang gizi pada anak, khususnya pada umur dibawah 2 tahun (baduta). 

Dalam pemberian makanan pendamping ASI perlu diperhatikan waktu pemberian MPASI, frekuensi porsi, pemilihan bahan makanan, cara pembuatan dan cara pemberiannya. Pemberian MPASI yang tepat diharapkan tidak hanya dapat memenuhi kebutuhan gizi bayi, namun juga merangsang keterampilan makan dan merangsang rasa percaya diri.

Pada awal pemberian Makanan Pendamping ASI pilihlah produk makanan MPASI yang tidak mengandung bahan kimia. Selain itu tidak mengandung bahan keras yang bisa menyebabkan bayi tersedak.

Makanan pendamping ASI yang diberikan harus kaya akan energi, protein dan mikronutrisi. Sumber energi pada umumnya berasal dari serealia seperti beras, jagung dan sorghum. Selain itu juga berasal dari umbi-umbian dan buah-buahan yang berpati (pisang).

Untuk asupan protein bagi bayi sebaiknya dapat diperkenalkan makanan yang mengandung protein nabati dari tumbuh-tumbuhan seperti kacang hijau, kacang merah. Dan yang terakhir adalah makanan pendamping ASI harus mengandung mikronutrisi yang dapat diberikan dari sayur-sayuran dan buah-buahan.

Dalam awal pemberian MPASI, masalah yang sering muncul adalah bayi akan menderita sembelit atau sulit buang air besar. Namun ada juga yang tidak mengalami hal tersebut.

Maka perlu dipertimbangkan kekentalan dari jenis asupan yang diberikan. MPASI pertama kali diberikan dengan konsentrasi / kekentalan yang encer agar mudah dicerna oleh organ pencernaan bayi dan lakukanlah secara bertahap 1 sampai 2 minggu.

Jangan langsung diberikan makanan padat, karena organ pencernaan bayi akan "kaget" yang dapat menyebabkan sembelit. Jika bayi mengalami susah buang air besar, ada beberapa tips untuk mengatasinya.

Posisikan bayi dalam posisi tidur berbaring dan pijat perut bayi mulai dari pusar turun menuju ke arah bawah secara perlahan. Kemudian gerakkan kaki bayi seperti mengayuh sepeda. Untuk menghindari buang air besar padat pada bayi berikan MPASI bayi dengan buah-buahan dan sayur-sayuran.

boomberita.blogspot.com