10 Jumadil-Awwal 1444  |  Minggu 04 Desember 2022

basmalah.png

Kapan Bayi Bisa Mendengar dan Melihat?

Kapan Bayi Bisa Mendengar dan Melihat?


Fiqhislam.com - Menjadi ibu adalah pengalaman yang menggembirakan. Memegangi bayi di lengan akan mencairkan semua rasa sakit yang dialami pascamelahirkan dan Anda pun kerap memastikan bahwa bayi itu nyaman setiap saat.

Tentu banyak pertanyaan yang muncul ketika Anda baru menjadi seorang ibu. Misalnya, kapan anak bisa mendengar suara dan melihat, apakah bayi lapar atau mengantuk atau bagaimana ibu berkomunikasi dengan bayi?.

Seperti dilansir Boldsky, bayi yang baru lahir melihat dunia secara berbeda. Mereka mungkin sedikit rewel setelah kelahiran, tapi itu karena mereka kehilangan kehangatan dari rahim. Bayi akan memiliki cara khusus untuk mengkomunikasikan kebutuhannya kepada Anda. Jadi, Anda tak perlu khawatir dan mengikuti tahapannya.

Bayi mungkin terlihat tidak mengerti, tapi dia dengan cepat berkembang dan mencoba memahami dunia di sekelilingnya. Bayi berkembang dengan cepat saat mereka berada di rahim ibunya. Bayi mampu mendeteksi suara sejak trimester ketiga.

Ya, bayi dapat mendengar suara, bahkan saat masih dalam kandungan dan dia paling akrab dengan suara ibu dan detak jantung.

Sebenarnya, detak jantung ibu adalah suara yang paling menenangkan untuk bayi. Itulah sebabnya dokter menyarankan untuk menahan bayi Anda di dekat dada agar bisa menenangkannya saat pertama kali lahir. Nah, bayi juga sudah mengenal beberapa lagu yang didengarkannya sebelum kelahirannya.

Selama bulan pertamanya di dunia luar, suara dunia jelas bagi bayi, tapi dia bisa membedakan antara suara, setelah bulan pertama. Anda mungkin memperhatikan bahwa bayi Anda dapat beralih ke suara Anda dan juga tersentak oleh suara tiba-tiba, seperti suara pintu yang keras.

Bayi menyukai suara lembut, seperti lagu pengantar tidur yang menenangkan atau dengungan kipas angin. Ini karena dia terbiasa mendengar suara suara konstan di dalam tubuh Anda.  Bayi mungkin benar-benar tidur nyenyak bila ada suara lembut di ruangan, dibandingkan dengan keheningan total.

Sementara, penglihatan bayi paling tidak berkembang saat lahir. Dia hanya bisa melihat sejauh 8 sampai 12 inci. Lebih dari itu, segala sesuatunya terlihat kabur atau samar. Mereka juga tidak bisa membedakan antara warna dan hanya bisa fokus pada gambar yang kontras.
Bayi baru akan bisa melihat wajah Anda saat memberi makan. Untuk itu dia merasa lebih terikat pada Anda seiring berjalannya waktu. Namun, bayi sangat tertarik dengan memindahkan benda-benda dan pola-pola berani yang mungkin menarik perhatiannya.

Saat berusia sekitar empat bulan, mereka mulai merasakan warna dan dunia nampaknya seperti kanvas warna besar untuk mereka.

Bayi adalah mukjizat kecil yang tumbuh dengan cepat. Namun, setiap bayi berbeda dari yang lain. Jadi, mungkin tidak layak untuk dibandingkan. Anda juga  tak perlu khawatir jika bayi tidak menunjukkan tanda-tanda perkembangan lebih cepat, hanya saja mereka tidak ingin terjebak dalam hiruk-pikuk kehidupan dan ingin tumbuh sesuai langkah mereka sendiri. [yy/sindonews]