fiqhislam
basmalah
Pustaka Muslim


26 Ramadhan 1442  |  Sabtu 08 Mei 2021

Siapa yang Membangun Ka'bah Pertama Kali?

Siapa yang Membangun Ka'bah Pertama Kali?

Fiqhislam.com - Ka'bah merepresentasikan pentingnya kesatuan umat manusia di dalam kekuasaan dan keadilan.

“Selain itu, dengan menghadap ke arah Ka'bah, Islam menekankan konsep Allah, yang Mahakuasa yang menjadi pusat kehidupan umat manusia,” jelas mantan presiden Serikat Masyarakat Islam Amerika Utara Dr Muzammil H Siddiqi dilansir onislam.net, Rabu (2/9).

Kendati demikian, menjadi pertanyaan besar mengenai pembangun Ka'bah yang pertama kalinya. Dia kemudian mengutip Alquran yang menjelaskan Ka'bah dalam Surah Ali Imran ayat 96.

"Sesungguhnya rumah (ibadah) pertama yang dibangun untuk manusia, ialah (Baitullah) yang di Bakkah (Makkah) yang diberkahi dan menjadi petunjuk bagi seluruh alam."

Dalam diskusi para ulama, ada yang menyebutkan bahwa Ka'bah tersebut dibangun oleh Nabi Adam AS. Beberapa ahli Alquran lainnya mengatakan Ka'bah pertama kali dibangun oleh para malaikat.

Ketika Nabi Ibrahim AS tiba di tempat Ka'bah sekarang berdiri, bangunan tersebut sudah tidak ada. Bahka, Kota Makkah pada saat itu tidak memiliki penduduk.

Kemudian, Allah SWT menunjukkan Nabi Ibrahim situs Ka'bah (QS Al Hajj 22:26). Nabi Ibrahim dan anaknya, Ismail AS bersama-sama memperbesar fondasinya dan dibangun dari bawah ke atas (QS Al-Baqarah 2:127).

Bangunan Ka'bah tetap berdiri setelah masa Nabi Ibrahim AS, meskipun memiliki beberapa kerusakan struktural dan mengalami perbaikan dari waktu ke waktu.

Ketika Nabi Muhammad SAW berusia sekitar 35 tahun atau sebelum kenabiannya, bangsa Quraisy membangun Ka'bah karena telah rusak akibat banjir di Makkah.

Sementara itu, Ka'bah hari ini berdiri pada posisi yang sama ketika dibangun kembali oleh Nabi Ibrahim AS dan anaknya Ismail AS. [yy/republika]